Breaking News:

Jumlah Korban Tewas Akibat Covid-19 di Spanyol Ternyata Melebihi China, 738 Orang Tewas dalam 24 Jam

Jumlah ini naik signifikan dari sebelumnya yang hanya 2.696 atau bertambah 738 orang hanya dalam 24 jam terakhir.

AFP/CHARLY TRIBALLEAU
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez dan istrinya, Begona Gomez ketika sampai di Bandara Izumisano, Prefektur Osaka, Jepang, pada 27 Juni 2019 untuk menghadiri pertemuan G-20. Begona dilaporkan menderita virus corona beberapa jam setelah suaminya mengumumkan lockdown. 

Dari London, Financial Times melaporkan hasil surveinya yang menunjukkan Madrid dan London menghadapi bencana yang lebih buruk daripada Lombardy di Italia.

Data menunjukkan angka kematian dua kali lipat meningkat setiap dua hari. New York diperkirakan akan menghadapi kesulitan yang sama, atau mungkin lebih berat.

Paparan ini dipublikasikan Daily Mail, Rabu (25/3/2020) WIB. Analisis baru menunjukkan jumlah kematian di kota-kota tertentu dengan cepat melampaui angka kematian rata-rata nasional.

Di London, kematian berlipat ganda setiap dua hari, sehari lebih cepat dari rata-rata di seluruh Inggris. Analisa ini hasil penelitian Financial Times.

Dana kemanusiaan untuk menghadapi pandemi global ini terus meningkat karena lebih dari 415.000 orang telah terinfeksi penyakit mematikan ini, dan sudah ada lebih dari 18.000 kematian di dunia.

Wilayah Lombardy, Italia, menggantikan posisi Wuhan di Cina, sebagai wilayah yang paling parah terkena dampak wabah virus Corona.

Pihak berwenang di Italia mengumumkan ada 743 kematian pada Selasa (24/3/2020), sehingga total korban tewas akibat virus Corona di negara ini menjadi 6.820 orang.

Pihak berwenang Italia percaya beberapa tindakan pembatasan yang diambil mungkin mulai berdampak setelah infeksi baru yang terdaftar resmi naik hanya delapan persen.

Angka ini sama persentasenya dengan Senin, tingkat terendah sejak Italia mencatat korban pertama tewas pada 21 Februari 2020.

Lintasan virus yang menyebar cepat menunjukkan kota Madrid dan London bisa menjadi titik panas berikutnya dari wabah ini.

Halaman
123
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved