Jumlah Korban Tewas Akibat Covid-19 di Spanyol Ternyata Melebihi China, 738 Orang Tewas dalam 24 Jam

Jumlah ini naik signifikan dari sebelumnya yang hanya 2.696 atau bertambah 738 orang hanya dalam 24 jam terakhir.

Jumlah Korban Tewas Akibat Covid-19 di Spanyol Ternyata Melebihi China, 738 Orang Tewas dalam 24 Jam
AFP/CHARLY TRIBALLEAU
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez dan istrinya, Begona Gomez ketika sampai di Bandara Izumisano, Prefektur Osaka, Jepang, pada 27 Juni 2019 untuk menghadiri pertemuan G-20. Begona dilaporkan menderita virus corona beberapa jam setelah suaminya mengumumkan lockdown. 

Laporan Wartawan Tribun Jogja Setya Krisna Sumargo

TRIBUNJABAR.ID, MADRID - Jumlah korban tewas akibat Covid-19 di Spanyol sudah melebihi China, negara awal penyebaran virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

Hingga Rabu (25/3/2020), jumlah korban tewas di Spanyol melonjak menjadi 3.434 orang.

Jumlah ini naik signifikan dari sebelumnya yang hanya 2.696 atau bertambah 738 orang hanya dalam 24 jam terakhir.

Ini angka tertinggi yang pernah terjadi sejak Spanyol bertempur melawan wabah mematikan ini.

Perkembangan terbaru ini menempatkan Spanyol di urutan kedua negara Eropa yang kehilangan nyawa warganya dalam sebulan terakhir.

Mengutip laporan media Haaretz.com, secara global saat ini ada 421.000 orang positif terpapar virus Corona dan sebanyak 18.800 di antaranya meninggal dunia.

Di Italia, sebaran wabah belum juga terhentikan.

Tim bantuan Rusia kini bergerak ke Bergamo di Italia bagian utara.

Prancis mencatatkan diri perkembangan signifikan secara jumlah orang yang terpapar dan korban meninggal dunianya.

Angkanya diperkirakan jauh lebih tinggi dari penjelasan pemerintah.

Halaman
123
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved