Disparbud KBB Terus Pantau Obyek Wisata yang Ditutup, Pastikan Patuhi Instruksi Bupati

Disparbud Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus melakukan pemantauan ke sejumlah objek wisata yang saat ini sudah ditutup untuk antispasi virus corona

Disparbud KBB Terus Pantau Obyek Wisata yang Ditutup, Pastikan Patuhi Instruksi Bupati
istimewa
Petugas Disparbud KBB saat monitoring ke obyek wisata di Lembang yang ditutup. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan ( Disparbud) Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus melakukan pemantauan ke sejumlah objek wisata yang saat ini sudah ditutup untuk antispasi penyebaran wabah virus corona ( Covid-19).

Pemantauan atau monitoring tersebut diutamakan ke sejumlah obyek wisata yang ada di Kawasan Lembang karena banyak terdapat beberapa obyek wisata yang masuk kategori besar.

Kepala Bidang Pariwisata, Disparbud KBB, David Oot mengatakan, pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan para pengelola objek wisata mematuhi surat edaran penutupan yang disampaikan oleh Bupati Bandung Barat.

Pemantauan Pekerja Migran yang Pulang ke Tanah Air Masih Jadi Persoalan di Indramayu

"Monitoring itu dilakukan untuk semua objek wisata di KBB setelah diimbau untuk tutup selama 14 hari terhitung sejak pekan kemarin," ujar David saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (26/3/2020).

Selain itu, lanjut David, monitoring itu juga dilakukan untuk menindaklanjuti surat dari Kepala Disparbud Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Maklumat Kapolri terkait Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid-19).

"Peningkatan kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19 di sektor Pariwisata dipandang perlu, karena tempat wisata menjadi salah satu objek berkumpulnya banyak orang," katanya.

Apalagi, kata David, dengan turunnya Maklumat Kapolri yang meminta agar tidak ada kegiatan-kegiatan yang mendatangkan massa banyak atau berkumpulnya orang.

"Jadi dalam monitoring ini kami berkoordinasi dengan pihak Polsek Lembang," ucap David.

Sebelumnya, Disparbud KBB memang siap melakukan pemantauan di semua obyek wisata, terutama di Kawasan Lembang setelah bupati memberikan instruksi untuk ditutup selama 14 hari kedepan.

Kadisparbud KBB, Sri Dustirawati mengatakan, sebelum ada instruksi dari bupati, sebagian pengelola obyek wisata seperti, Farmhouse, The Great Asia Africa, Floating Market, Terminal Wisata Grafika Cikole dan Fairy Garden sudah inisiatif melakukan penutupan.

"Setelah ini, kita teruskan lagi dengan surat edaran untuk segera ditutup. Kalau masih tetap ada yang buka nanti kita monitoring," ujarnya belum lama ini.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved