Tangani Wabah Virus Corona, Dinkes KBB Anggarkan Rp 14 Miliar

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) saat ini sudah menyiapkan anggaran hingga Rp 14 miliar untuk penanganan penyebaran wabah virus corona.

Tangani Wabah Virus Corona, Dinkes KBB Anggarkan Rp 14 Miliar
freepik
Ilustrasi penyakit virus corona 2019 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH - Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) saat ini sudah menyiapkan anggaran hingga Rp 14 miliar untuk penanganan penyebaran wabah virus corona.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk semua kebutuhan sarana dan prasarana, mulai dari menyiapkan ruang isolasi di setiap rumah sakit, menyediakan tempat lain untuk dijadikan ruang isolasi, dan persiapan untuk rapid test.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB, Nanang Ismantoro, mengatakan, saat ini pihaknya tengah menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB).

"Kita sudah mendapat kucuran dana Rp 14 miliar (dari pusat) untuk semua penanganan terkait virus Corona, tapi kalau segitu sebetulnya masih kurang," ujar Nanang saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (25/3/2020).

RSUD Cideres Majalengka Tangani 6 Pasien Dalam Pengawasan Covid-19

Untuk saat ini, Dinkes KBB sudah menyiapkan tiga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang dijadikan lini kedua penanganan virus Corona, yaitu RSUD Cililin, Lembang dan Cikalong Wetan.

"Jadi kami sedang menyiapkan sarana dan prasarana, termasuk tenaga medisnya, kalau rumah sakitnya sudah siap. Tapi kalau yang postif tetap kita rujuk," katanya.

Nanang mengatakan, terkait rumah sakit itu akan disiapkan untuk melakukan isolasi pasien, namun pihaknya masih menyusun teknis dalam penanganan pasien yang diisolasi di rumah sakit tersebut.

"Jangan sampai pasien yang sakit biasa bercampur dengan pasien virus corona karena ngeri juga meskipun diisolasi. Kita sedang memikirkan kebijakan itu," ucapnya.

Sementara untuk opsi lainnya, Dinkes KBB berencana akan menggunakan Gedung Diklat Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bandung Barat untuk digunakan isolasi pasien.

"Tempat Diklat yang di Lembang itu untuk digunakan ruang isolasi. Jadi anggaran Rp 14 milar itu untuk itu semua, sekarang akan dipersiapkan," kata Nanang.

Sebanyak 25 Peserta Musda HIPMI Karawang Dinyatakan Negatif Virus Corona

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved