Satu Lagi Pasien Covid-19 Meninggal di Malaysia, Total Korban Tewas Jadi 16

Demikian Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Noor Hisham Abdullah dalam postingannya di media sosial Facebook

THE STAR/Tribunnews
Seorang penarik becak di Penang tampak kelaparan dan makan di tempat terbuka, saat social distancing dan lockdown untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus corona (Covid-19) diberlakukan di Malaysia. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNJABAR.ID, KUALA LUMPUR - Malaysia kembali mengumumkan satu pasien meninggal dunia akibat infeksi virus corona (COVID-19).

Kini terdapat 16 orang meninggal akibat COVID-19 di Malaysia.

Demikian Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Noor Hisham Abdullah dalam postingannya di Facebook, seperti dilansir Channel News Asia, Rabu (25/3/2020).

Noor Hisham Abdullah mengatakan pasien yang meninggal itu adalah seorang pria berusia 75 tahun, warga Malaysia dengan riwayat penyakit kronis.

Ia tercatat sebagai kasus 1. 334 di Malaysia.

Noor Hisham Abdullah menjelaskan, orang tua itu telah menunjukkan gejala lima hari sebelum dirawat di rumah sakit Angkatan bersenjata Tuanku Mizan pada 16 Maret lalu dan dipindahkan ke Kuala Lumpur Hospital (HKL) pada 18 Maret.

"Kesehatan pasien memburuk dan dirawat di Intensive Care unit (ICU) untuk menerima bantuan pernapasanm," uja Noor Hisham Abdullah.

"Dia dikonfirmasi positif untuk COVID-19 pada 21 Maret dan dinyatakan meninggal pada Selasa (24/3/2020) pukul 07.40 malam waktu setempat. Sumber infeksi COVID-19-nya masih diselidiki, " jelas Noor Hisham.

Sebelumnya Malaysia melaporkan korban ke-15 meninggal akibat virus corona (COVID-19), sehingga total pasien meninggal menjadi 15 orang hingga Selasa (24/3/2020).

Halaman
12
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved