Mulai Besok, Imigrasi Cirebon Hanya Layani Pembuatan Paspor Orang Sakit yang Berobat ke Luar Negeri

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon, M Tito Andrianto, mengatakan, nantinya pelayanan pembuatan paspor diberikan hanya untuk akan berobat

Mulai Besok, Imigrasi Cirebon Hanya Layani Pembuatan Paspor Orang Sakit yang Berobat ke Luar Negeri
Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Sejumlah petugas saat mengikuti upacara Hari Bhakti Imigrasi 2020 di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon, Jl Sultan Ageng Tirtayasa, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Senin (27/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon akan membatasi layanan pembuatan paspor mulai Kamis (26/3/2020) besok.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon, M Tito Andrianto, mengatakan, nantinya pelayanan pembuatan paspor diberikan hanya untuk orang sakit yang ingin berobat ke luar negeri.

Pembatasan pelayanan pembuatan paspor itu berdasarkan surat edaran dari Plt Dirjen Keimigrasian Kemenkumham RI Nomor IMI-GR 01.01-2114 Tahun 2020.

"Itu surat edaran tentang pembatasan layanan keimigrasian untuk mencegah penyebaran virus corona di lingkungan Kantor Imigrasi," ujar M Tito Andrianto melalui keterangan tertulis yang diterima Tribuncirebon.com, Rabu (25/3/2020).

Ia mengatakan, dalam surat edaran tersebut pembatasan layanan pembuatan paspor berlaku mulai 26 Maret - 5 April 2020.

Karenanya, layanan pembuatan paspor hanya diprioritaskan untuk orang sakit yang akan berobat ke luar negeri.

Itupun harus disertai rujukan dari dokter yang menyatakan penanganannya tidak bisa ditunda sehingga harus dilakukan secepatnya.

Selain itu, layanan pembuatan paspor juga diberikan kepada orang dengan kepentingan tidak dapat ditunda.

"Untuk paspor pekerja migran, umrah, haji, dan perjalanan wisata sementara akan ditunda dulu," kata M Tito Andrianto.

Karenanya, pihaknya mengimbau masyarakat untuk menunda rencana pembuatan paspornya hingga batas waktu yang ditentukan, yakni 5 April 2020.

Selain itu, pembatasan pelayanan pembuatan paspor juga akan dibuka kembali saat situasi dinyatakan telah kondusif.

Hal tersebut, menurut dia, dilakukan untuk menekan penyebaran wabah Covid-19 yang rentan terjadi di areal publik.

"Tapi kami tetap membuka beberapa konter dan menyiagakan sejumlah petugas untuk antisipasi," ujar M Tito Andrianto.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai pelayanan pembuatan paspor ataupun pengaduan dipersilakan menghubungi 082223272829.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved