Bawa 2 Drum Cairan Disinfektan, Polisi Semprot Bus-bus di Terminal Cicaheum

Polsek Kiaracondong membawa cairan disinfektan ke Terminal Cicaheum di Jalan AH Nasution Kota Bandung

Bawa 2 Drum Cairan Disinfektan, Polisi Semprot Bus-bus di Terminal Cicaheum
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Kapolsek Kiaracondong Kompol Asep Saepudin ikut menyemprotkan cairan disinfektan ke dalam bus di Terminal Cicaheum, Kota Bandung, Rabu (25/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Polsek Kiaracondong membawa cairan disinfektan ke Terminal Cicaheum di Jalan AH Nasution Kota Bandung, Rabu (25/3/2020).

Di terminal yang melayani transportasi ke arah timur Bandung ini, polisi memasuki sejumlah bus dan menyemprotkan cairan disinfektan ke setiap kursi penumpang.

Kapolsek Kiaracondong Kompol Asep Saepudin, mengatakan Terminal Cicaheum adalah tempat berkumpul masyarakat yang hendak bepergian ke sejumlah daerah di timur Kota Bandung maupun Jawa Barat (Jabar).

"Kami merasa perlu untuk membersihkan bus dengan disinfektan sehingga aman dan nyaman bagi penumpang," ujar Asep di Terminal Cicaheum.

Pantauan Tribun, polisi membawa dua drum cairan disinfektan yang diangkut dengan mobil double gardan.

Cairan itu dipindahkan ke semprotan kecil kemudian dibawa ke dalam bus untuk disemprotkan.

7 Agenda Bupati Karawang Sebelum Dinyatakan Positif Corona, Sempat Sesak Napas Saat Lantik Kades

Malaysia Perpanjang Lockdown Hingga 14 April Mendatang

Para petugas tampak mengenakan masker saat menyemprotkan disinfektan. Hampir seluruh isi di bus disemprot cairan disinfektan mulai dari dashboard, kabin hingga tempat duduk.

"Kami juga sosialisasikan maklumat Kapolri tentang pencegahan Covid-19 salah satunya mencuci tangan dan menghindari keramaian," kata Kapolsek.

Sementara itu, di tengah situasi pandemi Covid-19, suasana Terminal Cicaheum tampak lengang. Tak banyak penumpang yang ‎hendak bepergian ke luar kota. Saat itu, ada bus jurusan ke Pangandaran, Tasikmalaya hingga Banjar.

"Sejak dua minggu terakhir penumpang mulai sepi paling dalam sehari‎ kursi penumpang tidak lebih 10 orang, rata-rata kursi penumpang kosong," ujar Ismail, kondektur bus jurusan Bandung-Tasikmalaya.

Hal senada dikatakan Asep Ahmad sopir bus kecil jurusan Bandung-Ciamis. Biasanya, ngetem selama kurang lebih 1 jam, kendaraannya sudah penuh.

"Sekarang sejak dua minggu lalu justru jadi sepi. Semoga saja pemerintah bisa segera mengatasi wabah virus ini sehingga kami orang kecil bisa bekerja dengan tenang," ujar Asep.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved