Anggota DPC Partai Demokrat Kota Bandung yang Ikuti Kongres Kini Jalani Isolasi Mandiri

Salah seorang kader DPC Partai Demokrat yang juga anggota DPRD Kota Bandung, Aan Andi Purnama mengakui, telah menjalani instruksi tersebut

Anggota DPC Partai Demokrat Kota Bandung yang Ikuti Kongres Kini Jalani Isolasi Mandiri
Pixabay
ilustrasi social distancing mencegah penyebaran virus corona 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) telah mengeluarkan sepuluh poin instruksi bagi seluruh kader untuk melakukan Gerakan Nasional Bersama Demokrat Melawan Corona.

Salah satu poin tersebut, mengimbau agar para kader yang sempat berinteraksi langsung dengan orang yang positif corona, agar memeriksakan diri ke rumah sakit, hingga mengisolasi diri selama 14 hari guna memastikan penularan dari wabah tersebut.

Diberitakan sebelumnya bahwa, Bupati Karawang, Celica Nurrachdiana dinyatakan positif corona setelah sempat menghadiri beberapa kegiatan diantaranya, Musda Hipmi Jabar pada Senin (9/3/2020) dan Kongres V Partai Demokrat di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan pada 14 - 16 Maret 2020.

Bupati Karawang Cellica Hadiri Kongres V Partai Demokrat di JCC, Para Kader Diminta Cek Kesehatan

Salah seorang kader DPC Partai Demokrat yang juga anggota DPRD Kota Bandung, Aan Andi Purnama mengakui, telah menjalani instruksi tersebut. Terlebih, dirinya merupakan satu diantara empat kader DPC Partai Demokrat Kota Bandung yang turut serta menghadiri Kongres V Partai Demokrat di Jakarta beberapa waktu lalu.

"Meski hingga saat ini belum timbul gejala dari para peserta, tapi untuk di tingkat DPC Kota Bandung kami telah menjalankan instruksi tersebut, dengan mengisolasi diri, termasuk saya sendiri yang telah melakukan isolasi mandiri yang memasuki hampir sepuluh hari. Selain itu, besok atau lusa kami akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bandung, guna mendapat surat rekomendasi tes pemeriksaan kesehatan di rumah sakit yang menjadi rujukan penananganan Covid-19 ini," ujarnya melalui sambungan telepon. Rabu (25/3/2020).

Meski tengah menjalani masa isolasi, namun Aan mengatakan, dirinya tetap melaksanakan fungsi sebagai anggota legislatif salah satunya menjalin koordinasi dengan berbagai tokoh masyarakat serta aparat kewilayahan melalui sambungan telepon, untuk memfasilitasi para konstituennya di daerah pemilihan I yang meliputi, Kecamatan Andir, Cicendo, Sukajadi, dan Sukasari.

Menurutnya, dalam situasi penyebaran wabah corona yang semakin masif, sebagai anggota legislatif pihaknya berkewajiban secara moral untuk melakukan edukasi pemahaman serta meyakinkan masyarakat untuk tetap tenang, dengan mengikuti seluruh arahan pemerintah seperti, social distance dan berdiam diri di rumah, guna memutus rantai penularan dari wabah Covid-19.

"Selama ini, kami pun telah mendapat banyak aspirasi dari masyarakat tekait upaya penangan dan pencagahan penularan Covid-19 ini yang diantaranya, permintaan penyemprotan disinfektan dan kebutuhan beberapa alat pelindung diri (APD) Maka dari itu, besok (26/3/2020) saya akan mulai memberikan bantuan berupa pemyemprotan disinfektan di 50 RW serta pembagian sejumlah APD bagi warga di Dapil 1 Kota Bandung," ucapnya.

Selain upaya tersebut, dirinya pun telah menginstruksikan kepada para tokoh masyarakat dan aparat kewilayahan agar senantiasa saling berkoordinasi dan mengawasi kondisi kesehatan dari setiap warganya masing-masing. Sehingga jangan sampai dengan ada warga yang kekurangan kebutuhan logistik makanan saat menjalani arahan pemerintah untuk berdiam diri di rumah.

"Karena saat ini masyarakat sedang dilanda kekhawatiran dan kebingungan mengenai apa yang harus mereka lakukan, maka menjadi tugas kita bersama untuk ketenangan dan keyakinan bahwa masalah wabah virus Covid-19 ini akan dapat diselesaikan," katanya. (Cipta Permana).

Penulis: Cipta Permana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved