Sengketa Proyek Waduk di Kuningan dengan Warga Belum Tuntas, Anggota DPRD Ini Janji akan Terus Kawal

Anggota DPRD Kuningan, Ali Akbar meminta pemerintah segera menuntaskan persengketaannya dengan warga terkait pembangunan Waduk.

Sengketa Proyek Waduk di Kuningan dengan Warga Belum Tuntas, Anggota DPRD Ini Janji akan Terus Kawal
Tribunjabar.id/Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
Anggota DPRD Kuningan, Ali Akbar, saat ditemui Senin (23/3/2020). 

Laporan kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNJABAR.ID, KUNINGAN – Anggota DPRD Kuningan, Ali Akbar meminta pemerintah segera menuntaskan persengketaannya dengan warga terkait pembangunan Waduk.

Hingga sekarang ini dikatakan Ali anggota Fraksi PPP, bahwa warga banyak yang bicara masih dirugikan dengan adanya pembangunan waduk tersebut.

“Polemik ini sudah lama tidak kunjung selesai, untuk itu kami harap pemerintah bisa segera menyelesaikannya secara baik-baik,” kata Ali kepada wartawan, Senin (23/3/2020).

Petugas Gabungan Merazia Tempat Hiburan Malam dan Kafe di Kuningan

Dikatakan Ali, untuk Desa Kawungasari terdapat 400 kepala keluarga yang menjadi lahannya terdampak pembangunan waduk tersebut.

Menurut anggota Komisi II DPRD Kuningan ini, bahwa  penyelesaian kasus warga Kawungsari tersebut, idealnya dilakukan melalui  pansus agar ada upaya percepatan penanganan.

"Tuntutan warga ini sudah bertahun-tahun tapi belum terpenuhi. Jadi mau di-pansus-kan atau tidak, yang kami harap itu permasalahannya cepat selesai,” ujar Ali.

BREAKING NEWS: Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana Positif Covid-19 atau Corona, Begini Kondisinya

VIDEO BREAKING NEWS, Wakil Wali Kota Bandung Sudah 2 Minggu Dirawat di RS Setelah Dites Corona

Selain itu Ali menjelaskan bahwa warga  yang belum mendapatkan haknya akibat adanya pembangunan waduk tersebut, tidak hanya dialami warga Desa Kawungsari.

Sejumlah warga di Desa Tanjungkerta, pun mengalami nasib sama.

“Saya apresiasi kepada warga telah merelakan lahannya untuk program nasional. Tapi mereka juga harus mendapatkan hak-haknya sebagai ganti untung. Terutama untuk memulai kehidupan baru yang tidak gampang," ungkapnya.

Di Kuningan, Pelajar Bisa Ikut Bimbel On Air di Radio, Bupati: Daerah Lain Banyak yang Tertarik

Ali mengatakan, soal audiensi yang pernah terjadi beberapa waktu lalu dengan stakeholder, yang berlangsung di Gedung DPRD Kuningan, ternyata hanya memunculkan  kepuasan warga sekitar 40%. Padahal warga hanya menunut adanya ganti untung dan penyiapan rumah tinggal akibat relokasi tersebut.

“Ini sangat miris dan saya kasihan kepada mereka. Untuk itu kami akan perjuangkan hak mereka agar bisa segera direalisasikan," katanya.

Diakui Ali, bahwa pemerintah pernah menjanjikan atas masalah yang muncul sejak tahun 2015 ini akan diselesaikan pada November 2020 ini.

"Tapi Saya secara pribadi akan tetap mengawal tuntutan warga Kawungsari ini, karena ini kewajiban saya sebagai wakil mereka di parlemen," kata Ali.

Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved