Rumah Sakit di Indramayu Krisis APD, Bantuan 550 APD dari Pemrov Jabar Tidak Cukupi Kebutuhan

Pemerintah Kabupaten Indramayu kesulitan memenuhi kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) di rumah sakit guna menanganan pasien dugaan virus corona

Rumah Sakit di Indramayu Krisis APD, Bantuan 550 APD dari Pemrov Jabar Tidak Cukupi Kebutuhan
TribunCirebon/Handhika Rahman
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Pemerintah Kabupaten Indramayu kesulitan memenuhi kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) di rumah sakit guna menanganan pasien dugaan virus corona atau Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara saat ditemui Tribuncirebon.com di ruangannya, Selasa (24/3/2020).

Deden Bonni Koswara mengatakan, guna memenuhi kebutuhan APD, Pemkab Indramayu bahkan membeli APD secara mandiri sebanyak 75 set, meliputi masker, baju pelindung, dan lain sebagainya.

Masker Hilang 270 Dus, Rumah Sakit Pagelaran Cianjur Lapor ke Polisi

Tangani Virus Corona, Pemkab Indramayu Anggarkan Rp 14 Miliar, Sebut Sulit Cari APD

"Yang kemarin beli sendiri 75 baru tapi baru datang 14," ujar dia.

Untuk memenuhi kekurangan APD, beruntung pada hari ini Pemkab Indramayu mendapat bantuan APD dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Total ada sebanyak 500 APD untuk RSUD Indramayu dan 50 APD untuk RSUD Pantura MA Sentot Patrol.

"Cuma bajunya saja, per hari ini sudah datang," ujar dia.

BREAKING NEWS: Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana Positif Kena Virus Corona, Gini Kondisinya Kini

Kondisi Terkini Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana yang Kena Virus Corona,Posting Ini di Instagram

Meski demikian, jumlah tersebut dinilai Deden Bonni Koswara terhitung masih sangat minim jumlahnya.

Mengingat jumlah penyebaran virus corona sekarang ini semakin merebak ditambah penggunaan APD tersebut hanya bisa dipakai satu kali saja.

Dirinya menjelaskan, kebutuhan APD yang diperlukan rumah sakit di Kabupaten Indramayu seharinya sebanyak 25-30 set APD.

Jika masa inkubasi virus corona selama 14 hari, dengan kata lain 30 set APD dikali 14 hari. Sehingga dibutuhkan sebanyak 420 set APD.

Hal tersebut belum terhitung masa inkubasi pasien lainnya. Masing-masing pasien tersebut memiliki masa inkubasi berbeda satu sama lainnya.

"Masih kurang, kebutuhan itu 25-30 per hari, kalau 30x14 sekitar 420 set, Itu dalam siklus 14 hari belum siklus-siklus pasien yang lainnya," ujar dia.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved