Pemkot Bandung Keluarkan Surat Edaran Tempat Hiburan Diminta Tutup pada 23-31 Maret 2020

Pemkot Bandung menerbitkan surat edaran mengimbau tempat hiburan menghentikan aktivitasnya pada 23–31 Maret

Pemkot Bandung Keluarkan Surat Edaran Tempat Hiburan Diminta Tutup pada 23-31 Maret 2020
Tribun Jabar/Cipta Permana
Sekda Kota Bandung, Ema Sumarna di dampingi oleh Kabag Humas Setda Kota Bandung, Sony Teguh Prasatya 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemkot Bandung menerbitkan surat edaran mengimbau tempat hiburan menghentikan aktivitasnya pada 23–31 Maret 2020. Imbauan sebagai upaya mengurangi kerumunan orang sehingga bisa memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna menuturkan, surat edaran ini ditujukan bagi tempat hiburan yang masih beroperasi di tengah pandemi virus corona. Padahal, sebagian tempat lainnya sudah secara sadar menutup usahanya.

“Sekarang kita pertegas secara formal dengan surat edaran. Sampai 31 Maret harus menyesuaikan dengan kondisi seperti sekarang,” kata Ema Sumarna di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Selasa (24/3/2020).

Kendati hanya berbentuk imbauan, Ema sudah menugaskan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) untuk berkeliling ke setiap tempat hiburan dan memastikan tidak beroperasi.

BREAKING NEWS, Dukun Lepus Akal Bulus, Setubuhi Wanita dan Anaknya, Modus Pengobatan

“Kondisi seperti ini jangan ada tindakan-tindakan emosional. Semuanya harus pendekatan persuasif dan atas dasar kesadaran. Kita harus bergandengan tangan menyikapi situasi ini. Kita harus berkomitmen kuat agar cepat terlepas dari kondisi ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disbudpar Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari mengatakan di Kota Bandung ini terdapat sekitar 160 usaha jasa pariwisata dari berbagai kategori. Imabauan berlaku untuk semua jasa pariwisata yang buka pada siang hari maupun malam hari.

“Sampai 31 Maret nanti ada evaluasi lagi. Kami ngin memutus rantai penyebaran virus. Kalau orang berdempetan tidak membantu memutus penyebaran virus. Ini akan cepat berlalu kalau orang sudah mulai sadar diri dan sadar lingkungannya. Insya Allah penyebarannya terhenti,” kata Kenny.

Ternyata Ini Penyebab Jumlah ODP Virus Corona di Kota Cirebon Naik Tiga Kali Lipat

Penulis: Tiah SM
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved