Kota Cirebon Zona Merah Covid-19, Pemkot Siapkan Skema Khusus Dalam Kondisi Darurat

Kota Cirebon zona merah Covid-19. Kepala Dinkes: Harus siapkan kemungkinan terburuk.

Kota Cirebon Zona Merah Covid-19, Pemkot Siapkan Skema Khusus Dalam Kondisi Darurat
tribuncirebon.com/ahmad imam baehaqi
Kepala Dinkes Kota Cirebon, Edi Sugiarto. 
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
 
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, Edi Sugiarto, menyebut Kota Cirebon merupakan zona merah Covid-19.
 
Hal tersebut terlihat dari jumlah orang dalam pengawasan (ODP) yang meningkat tajam.
 
Pada Jumat (20/3/2020) jumlah ODP Covid-19 di Kota Cirebon hanyalah 13 orang, namun per hari ini menjadi 41 orang.
 
Karenanya, Edi menilai harus disiapkan kemungkinan terburuk dalam menanggulangi wabah virus corona di Kota Cirebon.
 
"Saat ini, RSD Gunung Jati dijadikan pusat untuk menangani pasien dalam pengawasa (PDP) Covid-19," ujar Edi Sugiarto saat ditemui di Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Selasa (24/3/2020).
 
Ia mengatakan, skema khusus juga telah disiapkan untuk kondisi darurat terutama saat jumlah PDP melonjak.
 
Yakni, pasien umum akan dipindahkan ke rumah sakit lain sehingga RSD Gunung Jati hanya menangani pasien Covid-19.
 
Namun, pihaknya berharap kondisi semacam itu tidak akan terjadi di Kota Cirebon.
 
"Tentu kami juga tidak ingin hal itu terjadi, tapi yang terpenting sudah disiapkan upaya-upayanya," kata Edi Sugiarto.
 
Menurut dia, tidak menutup kemungkinan jumlah ODP Covid-19 nantinya akan bertambah.
 
Sebab, banyaknya orang yang berdatangan ke Kota Cirebon setiap harinya merupakan salah satu pemicunya.
 
Terlebih saat inipun ada sejumlah ODP di Kota Cirebon yang berasal dari luar daerah.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved