Kabar Terkini Dokter Handoko yang Berdedikasi, Beri Pesan untuk Tenaga Medis yang Masih Berjuang
Dokter Handoko Gunawan pada Senin (23/3/2020) masih belum kuat melayani wawancara.
Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi | Editor: Widia Lestari
"Lengkapi diri baik. Gizi bagus tetapi gaji tenaga medis mana bisa gizi baik. Jangan lupa Tawakal kepada tuhan," ucap dokter Handoko.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Corona Achmad Yurianto mengungkap dokter Handoko pribadi yang baik hati dan memang dikenal suka menolong orang.
Dokter Handoko, katanya, tidak bisa melihat orang sakit.
"Dokter Handoko adalah orang yang luar biasa. Seorang dokter spesialis paru," ujar Achmad Yurianto, kerap disapa Yuri ini beberapa waktu lalu.
Sebagai seorang dokter spesialis paru, Yuri menyatakan sudah pasti dokter Handoko ikut menangani pasien yang suspect corona.
"Jadi kalau dia bekerja, membantu pasien itu sudah menjadi panggilan nuraninya sebagai dokter. Dia itu tidak bisa untuk tidak bekerja di bidang kesehatan, karena dedikasinya yang luar biasa terhadap dunia kesehatan," kata Yuri kepada tribun.
Dokter Handoko adalah salah seorang spesialis paru dan berpengalaman selama 39 tahun.
Sarjana Kedokteran lulusan Universitas Indonesia, tahun 1963.

Kemudian, lulus di Kedokteran Umum, Universitas Indonesia pada 1965. Di perguruan tinggi yang sama, ia menempuh pendidikan spesalis Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi (Paru).
Sebagai dokter spesialis paru, ia aktif di organisasi profesi. Bergabung dengan Ikatan Dokter Indonesia dan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia.
Meski sedang terbaring lemas, dr. Handoko Gunawan memberikan pesan penting kepada masyarakat dan segenap tenaga medis yang sedang berjibaku melawan penyebaran pandemi virus corona di Indonesia.
Dr. Handoko Gunawan diketahui sempat menangani dua pasien positif virus corona (COVID-19) yang diterima RS. Graha Kedoya pada Selasa (17/3) lalu hingga pukul 03:00 WIB dini hari, Rabu (18/3/2020) lalu.