Belajar dari Rumah Kemungkinan Besar Diperpanjang, Disdik Tunggu Kebijakan Wali Kota Bandung

Di mana pekan ini menjadi momentum terakhir bagi para tenaga dan peserta didik sebelum kembali beraktivitas normal di sekolah.

Belajar dari Rumah Kemungkinan Besar Diperpanjang, Disdik Tunggu Kebijakan Wali Kota Bandung
Gambar mikroskop elektron transmisi menunjukkan virus corona SARS-CoV-2, juga dikenal sebagai 2019-nCoV, virus coronavirus yang menyebabkan COVID-19 
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemberlakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara daring selama 14 hari yang diberlakukan Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat sejak 15 Maret lalu, guna mengantisipasi tingkat penularan virus corona atau Covid-19 hampir berakhir.
Di mana pekan ini menjadi momentum terakhir bagi para tenaga dan peserta didik sebelum kembali beraktivitas normal di sekolah.
Menanggapi hal tersebut, Sekertaris Dinas Pendidikan Kota Bandung, Cucu Saputra mengatakan, melihat situasi dan kondisi dari penyebaran Covid-19 saat ini, bukan tidak mungkin penerapan dari KBM di Kota Bandung secara daring akan diperpanjang. 
Namun hal tersebut, menurutnya masih perlu menunggu kebijakan dari Wali Kota Bandung, Oded M. Danial terkait upaya selanjutnya.
"Tunggu saja dulu, kami juga masih menunggu keputusan dari Pak Wali seperti apa terkait langkah selanjutnya seperti apa," ujarnya melalui pesan singkat. Senin (23/3/2020).
Hal senada disampaikan oleh Kepala Bidang Kurikulum Disdik Kota Bandung, Bambang Ariyanto.
Menurutnya, selain menunggu arahan dari Wali Kota Bandung, pihaknya juga mengamati situasi dan efektivitas dari pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang memasuki minggu kedua. 
"Kalau untuk rapat khusus membahas kemungkinan hal itu (memperpanjang KBM daring) memang belum dilakukan, baru sebatas diskusi hasil pengamatan di lapangan," ucapnya. (Cipta Permana).
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved