Ada Gejala Baru dari Covid-19 Selain Sesak Napas, Indera Penciuman dan Pengecap Tak Berfungsi

Kenali gejala baru virus corona selain demam dan batuk, tidak bisa cium bau dan mengecap rasa.

Ada Gejala Baru dari Covid-19 Selain Sesak Napas, Indera Penciuman dan Pengecap Tak Berfungsi
Institut Kesehatan Nasional / AFP
Gambar ini diperoleh 12 Maret 2020, milik National Institutes of Health (NIH) / NIAD-RML menunjukkan gambar mikroskop elektron transmisi SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan COVID-19, diisolasi dari seorang pasien di AS, karena partikel virus (benda bulat emas) muncul dari permukaan sel yang dikultur di lab, paku di tepi luar partikel virus memberi coronavirus nama mereka, seperti mahkota. 

TRIBUNNEWS.COM - Studi membuktikan gejala baru virus corona membuat seseorang yang terinfeksi kehilangan kemampuan penciuman.

Kenali gejala baru virus corona selain demam dan batuk, tidak bisa cium bau dan mengecap rasa.

Gejala baru virus corona ditemukan di Korea Selatan pada beberapa pasien positif Covid-19.

Bukan dalam bentuk demam dan batuk, pasien positif corona justru kehilangan kemampuan mencium bau dan mengecap rasa.

Siapapun yang mendadak tidak bisa mencium bau adalah pembawa virus corona tak kasat mata.

Dalam kondisi ini, mereka biasanya tidak memiliki gejala umum Covid-19 seperti demam dan batuk.

Studi ini diungkap oleh ahli rinologi terkemuka di Inggris.

Seorang perempuan menyentuh wajah dengan tangan saat stres
Seorang perempuan menyentuh wajah dengan tangan saat stres (fizkes via Kompas.com)

Di Korea Selatan, China, dan Italia, sekitar sepertiga pasien yang dites positif Covid-19 mengaku penciumannya terganggu atau hilang.

HALAMAN 2 >>>>>>

Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved