Persib Bandung

Soal Liga 1 2020 Dihentikan, Gelandang Persib Bandung Dedi Kusnandar: Pasti Kecewa tapi . . .

Keputusan penghentian Liga 1 2020 ditanggapi gelandang Persib Bandung Dedi Kusnandar.

Soal Liga 1 2020 Dihentikan, Gelandang Persib Bandung Dedi Kusnandar: Pasti Kecewa tapi . . .
TRIBUN JABAR/DENI DENASWARA
DEDI Kusnandar saat latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Kamis (27/2/2020). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Liga 1 2020 dan Liga 2 2020 resmi dihentikan hingga waktu yang tak ditentukan.

Keputusan penghentian Liga 1 2020 ditanggapi gelandang Persib Bandung Dedi Kusnandar.

Ini merupakan keputusan terbaru yang ditentukan PSSI sebagai tindak lanjut arahan dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, berkenaan penyebaran virus corona dan surat dari Menpora tentang protokol kewaspadaan pencegahan wabah virus tersebut bagi kegiatan olahraga.

Sebelum muncul keputusan itu, kompetisi telah dihentikan selama dua pekan, sejak Senin (16/3/2020).

Jika itu berjalan sesuai rencana, maka tim-tim Liga 1 2020 bisa melaksanakan laga pekan keempat sesuai jadwal karena memang tak ada pertandingan di masa penghentian.

Gelandang Persib Bandung Dedi Kusnandar tidak bisa berbuat apa‚ÄĎapa terkait penghentian Liga 1 2020 karena pandemi korona.

Menurutnya, keselamatan dan kesehatan jauh lebih penting daripada sepak bola.

Tak Ikut Uji Coba, Striker Persib Bandung Geoffrey Castillion Berlatih Didampingi Fisioterapis

Sudah Ada di Bandung, Mengapa Geoffrey Castillion Tak Main di Uji Coba Persib Bandung Sore Tadi?

Meskipun kecewa, mantan pemain Arema Cronus ini bisa menerima dengan baik keputusan oleh PSSI dan PT LIB selaku operator kompetisi.

"Pasti kecewa kalau liga berhenti, tapi itu sudah keputusan semuanya. Jadi kami harus terima dan memang nomor satu nyawa juga. Yang penting kesehatan yang nomor satu di atas segalarnya," ujar Dedi Kusnansar setelah berlatih di Lapangan Inspire Arena, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (22/3/).

Dedi berharap pandemi korona bisa secepatnya terselesaikan karena banyak orang yang dirugikan.

"Pasti berdoanya cepat berakhirlah virus ini, apalagi ini mencakup semuanya, bukan hanya sepak bola. Jadi doanya cepat semua beres dan kembali normal lagi," ujar Dedi Kusnandar.

Kerugian akibat virus corona ini juga dirasakan Dedi karena memiliki bisnis di luar dunia sepak bola yaitu laundry dan kafe yang berada di kawasan Jatinangor, Sumedang.

"Semuanya pasti berimbas, bukan hanya bisnis. Pasti berimbas semuanya. (Bisnis) tutup, yang paling penting sekarang nyawa dari pada semua," kata Dedi Kusnandar. (ferdyan adhy nugraha/syarif pulloh anwari)

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved