Polisi Pastikan Penumpang yang Meninggal di Bus Primajasa Bukan karena Covid-19

Kombes Pol Saptono Erlangga Waskitoroso memastikan seorang warga yang meninggal di dalam Bus Primajasa bukan karena karena Covids-19

Tribun Jabar/Mega Nugraha
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga di Jalan Sekelimus I, Kota Bandung, Kamis (9/1/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Saptono Erlangga Waskitoroso memastikan seorang warga yang meninggal di dalam Bus Primajasa pada Sabtu (21/3/2020) bukan karena terkena virus corona Covid-19.

Sebelumnya, warga sempat dibuat geger karena beredarnya sebuah rekaman video soal petugas medis berpakaian lengkap sedang mengevakuasi seorang penumpang dari Bus Primajasa.

Pada video itu, petugas medis menurunkan seseorang penumpang yang terlihat sudah kaku dari bus. Penumpang itu kemudian dipindahkan dari dalam bus ke sebuah ambulance.

Dikatakan Saptono Erlangga, evakuasi tersebut terjadi di Rest Area KM 102 Tol Cipali, pada Sabtu (21/3/2020).

Saat itu, kata Saptono Erlangga, jajaran Patroli Jalan Raya (PJR) mendapatkan laporan adanya orang meninggal di dalam Bus Primajasa dengan bernomor polisi B 7653 FGA jurusan Lebak Bulus-Kuningan.

Operasi Aman Nusa II 2020, Polda Jabar Incar Penyebar Hoaks Soal Corona, Penimbun Masker dan Sembako

Sejak Malaysia Lockdown, Warga Miskin Mulai Kelaparan, LSM Setop Bagikan Makanan Gratis

Setiba di lokasi rest area, bersama tim medis anggota PJR langsung mengevakuasi jasad seorang yang diketahui berjenis kelamin pria itu ke RSUD Ciereng, Kabupaten Subang.

"Identitas (jasad) yang bersangkutan diketahui berinisial TAS, warga Banyumas," ujar Saptono Erlangga saat dihubungi, Senin (23/3/2020)

Erlangga memastikan jasad tersebut, bukan seorang yang diduga terinfeksi Covid-19. Pria tersebut diketahui mengidap penyakit maag.

Erlangga mengatakan, yang bersangkutan berangkat dari terminal Kampung Rambutan, Jakarta tujuan Kuningan dengan menggunakan Bus Primajasa, bersama dua rekannya.

Dirinya berniat untuk pulang ke kampung halamannya, ke daerah Cirebon, karena beberapa hari sebelumnya yang bersangkutan mengeluhkan sakit.

Kepada petugas polisi, dua rekan pria itu, menyebutkan jika yang bersangkutan pernah memeriksakan diri ke Puskesmas.

Dirinya di diagnosa mengidap penyakit maag.

"Korban meninggal dunia karena sakit bawaan yang dideritanya sebelumnya," katanya.

Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved