Ema Sumarna : Kota Bandung Bukan Zona Merah, Apalagi Istilah Zona Merah Pun Belum Jelas

Sekda Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan Pemkot Bandung belum menetapkan wilayah tertentu

Ema Sumarna : Kota Bandung Bukan Zona Merah, Apalagi Istilah Zona Merah Pun Belum Jelas
istimewa
Sekda Kota Bandung Ema Sumarna dalam satu acara 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sekda Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan Pemkot Bandung belum menetapkan wilayah tertentu sebagai zona merah. Menurutnya, hingga kini belum ada kejelasan tentang apa itu zona merah.

"Kami perlu kejelasan dulu, apa yang disebut zona merah itu," kata Ema Sumarna di ruangkerjanya, Senin (23/3).

Ema mengatakan, istilah zona merah yang digunakan Gubernur Jabar Ridwan Kamil terhadap Kota Bandung, bahwa korban virus corona sangat banyak dikhawatirkan akan mencemaskan warga.

Menurut Ema, hingga Senin (23/3) pukul 09.00 jumlah orang dalam pemantauan (ODP) Di Kota Bandung 114 orang, sebanyak 45 orang di antaranya sudah selesai.

Jual Produk Kesehatan dengan Harga Tak Wajar, Ribuan Toko Online Langsung Ditutup Tokopedia

Sedangkan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) ada sebanyak  57 orang, dan pasien yang sudah bisa pulang sebanyak 45 orang. Ema menegaskan pasien yang positif corona ada 5 orang dan yang meninggal 1 orang.

"Sampai sekarang kami belum menentukan zona merah untuk Kota Bandung," kata Ema.

Mengenai soal lockdown, kata Ema, diperlukan persiapan yang baik. Terutama tentang pasokan bahan pangan untuk warga.

"Kami harus pikirkan warga yang mencari nafkah dan mendapat penghasilan dari pekerjaan harian, mereka tidak akan mendapat penghasilan jika tidak bekerja," katanya.

Menurut Ema, pihaknya tidak gegabah menentukan status lockdown untuk Kota Bandung.

Dalam kondisi seperti ini, Ema mengingatkan warga agar melakukan kroscek kebenaran suatu informasi dan tidak mudah percaya.

Seperti beredarnya video yang menggambarkan adanya pasien yang disinyalir terjangkit virus corona di Kota Bandung.

Pemkab Purwakarta akan Bangun Posko Penanggulangan Wabah Virus Corona di Setiap RW

Setelah dicek, ternyata informasi tersebut tidak benar. " Video yang beredar disebutkan di Astanaanyar, menurut Camat Astanaanyar kejadiannya justru di Jakarta," ujar Ema.

Ema mengatakan, ia bersama jajarannya dan pengusaha akan berupaya memikirkan warga yang berpenghasikan koreh koreh cok ( bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup hari itu juga).

"Warga yang tak memiliki penghasilan tetap jika ada lockdown , kebutuhan makanannya harus dibantu, " kata Ema.

Penulis: Tiah SM
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved