Wabah Virus Corona

Anggota Dewan Jabar Minta Anggaran untuk Penataan Objek Wisata Digeser Tangani Wabah Virus Corona

Penataan objek daya tarik wisata (ODTW) memang sangat bermanfaat. Namun, hal ini harus di ukur sejauh mana manfaatnya dalam situasi wabah corona

Anggota Dewan Jabar Minta Anggaran untuk Penataan Objek Wisata Digeser Tangani Wabah Virus Corona
Tribun Jabar/Kemal Setia Permana
Foto wajah baru Gedung Sate tampak depan di Jalan Diponegoro. Sejumlah wisatawan sedang berfoto-foto, Kamis (30/1/2020). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah RI berencana merombak APBN 2020. Presiden RI juga memerintahkan kepada seluruh kepala daerah agar melakukan perombakan APBD provinsi dan APBD kabupaten kota.

Terkait hal itu, anggota DPRD Provisi Jawa Barat Daddy Rohanady mengusulkan revisi terbatas pada APBD Provinsi Jabar.

Ia mengusulkan pengurangan secara khusus anggaran penanganan situ yang mencapai Rp 396 miliar pada APBD murni 2020.

"Anggaran sebesar itu awalnya dialokasikan untuk memperbaiki situ-situ dan penataan taman di tepi Kalimalang. Itu dilakukan dengan asumsi akan menambah wisatawan ke Jabar," kata Daddy melalui ponsel, Senin (23/3).

Daftar Harga Hape Terbaru Samsung Maret 2020, Termurah Galaxy M10 Termahal Samsung Galaxy S20 Ultra

Penataan objek daya tarik wisata (ODTW) memang sangat bermanfaat guna menarik wisatawan. Namun, hal ini harus di ukur sejauh mana manfaatnya dalam situasi di mana wabah virus corona merajalela.

Seperti diketahui, penyebaran virus corona covid-19 masih sangat membutuhkan perhatian.

"Apakah alokasi anggaran untuk penataan ODTW masih relevan di tengah kondisi seperti ini. Bagaimana mungkin kita masih berharap ada peningkatan jumlah wisatawan datang ke Jabar. Wisatawan lokal saja tak diizinkan, apalagi dari luar daerah dan luar negeri," kata Wakil Ketua Fraksi Partai Gerindra tersebut.

Anggaran dalam APBD Jabar untuk tahun anggaran 2020 memang belum sepenuhnya berjalan. Namun yang pasti, di dalam APBD murni 2020 hanya ada Rp 25 miliar untuk dana on call. Padahal, Jabar ditimpa bencana banjir dan longsor parah sejak awal tahun ini.

Pemkab Purwakarta akan Bangun Posko Penanggulangan Wabah Virus Corona di Setiap RW

Jadi, bisa dipastikan anggaran penanggulangan bencana tersebut tidak akan mampu membendung merebaknya Covid-19 di Jabar. Maka, katanya, tidak aneh kalau lantas banyak pihak mempertanyakan langkah-langkah yang ditempuh Pemprov Jabar untuk mencegah parahnya Jabar.

"Dana on call yang hanya Rp 25 miliar pasti tidak akan cukup untuk membendung merebaknya Covid-19. Tidak aneh kalau kemudian Jabar menjadi zona merah. Ini butuh penanganan segera," ujar wakil rakyat asal dapil Cirebon-Indramayu tersebut.

Mengingat kondisi tersebut, Daddy mengusulkan agar nantinya Gubernur Ridwan Kamil dan Badan Anggaran menyepakati pergeseran anggaran tersebut demi kemaslahatan masyarakat Jawa Barat. (Sam)

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved