Pemkot Tasikmalaya Pakai Dana Darurat dan DAK Dinkes untuk Penanggulangan Virus Corona

Budi Budiman berharap di Kota Tasikmalaya tidak sampai terjadi hal luar biasa terkait virus corona

Dokumentasi Tribun Jabar
Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, Jumat (19/4/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA- Dana yang disiapkan untuk antisipasi dan penanggulangan penyebaran virus corona di Kota Tasikmalaya akan diambil dari dana darurat serta DAK di Dinas Kesehatan (Dinkes).

Untuk melancarkan penggunaannya, sejumlah kegiatan di Dinkes Kota yang bersumber dari DAK pemerintah pusat dan pemprov akan ditunda, sambil memantau kondisi terkait dengan virus corona di Kota Tasikmalaya.

"Selain dana darurat juga disiapkan dari DAK di Dinas Kesehatan. Sudah ada SOP-nya dari pusat. Jadi kegiatan yang bersumber dari DAK di Dinkes ditunda dulu. Sambil dilihat bagimana perkembangan di lapangan terkait virus corina ini," ujar Budi Budiman.

Budi Budiman berharap di Kota Tasikmalaya tidak sampai terjadi hal luar biasa terkait virus corona ini sehingga tidak sampai harus mengeluarkan dana DAK yang sudah jelas peruntukannya.

Seperti diketahui, dua warga Kota Tasikmalaya dinyatakan PDP dan sudah beberapa hari ini menjalani perawatan intensif di ruang isolasi RSU dr Soekardjo, Kota Tasikmalaya.

Sementara jumlah warga berstatus orang dalam pemantauan (ODP) tinggal 33 orang. Sebelumnya mencapai 41 orang namun delapan diantaranya sudah pulih kembali.

"Saya minta warga tetap tenang tapi waspada. Indahkan arahan yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah, dalam upaya antisipasi terpapar virus corona," kata Budi Budiman. 

PT KAI Batalkan 8 Perjalanan KA Argo Cheribon Mulai Hari Ini, Biaya Tiket Dikembalikan Utuh

Ketahui Perbedaan ODP dan PDP, Istilah yang Dipakai dalam Kasus Virus Corona Penyebab Covid-19

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved