Dinkes Pangandaran Lacak Jejak Turis Jerman yang Sempat Ditolak Menginap di Hotel

Pihak hotel sempat mendata identitas turis tersebut. Rencananya mau menginap, tapi oleh pihak hotel tidak diterima.

Dinkes Pangandaran Lacak Jejak Turis Jerman yang Sempat Ditolak Menginap di Hotel
Istimewa
Keseruan di destinasi wisata Cukang Taneuh atau yang terkenal dengan nama Green Canyon di Desa Kertayasa, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran. 

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Sampai Sabtu (21/3)  di Pangandaran telah ditangani 34 orang dalam pemantuan (ODP), tujuh orang diantaranya sudah dinyatakan sehat.

Sementara 27 lainnya masih dalam pemantauan (ODP). Tidak ada pasien PDP.

“Yang ada adalah 34 orang dalam pemantauan (ODP). Tujuh orang sudah selesai menjalani masa ODP-nya dan dinyatakan sudah sehat,” ujar Sekretaris Dinkes Pangandaran, Yadi Kusmayadi kepada Tribun Sabtu (21/3).

Sedangkan 27 orang ODP lainnya masih menjalani masa pemantauan.

Dan di Pangandaran sendiri  sampai saat ini katanya tidak ada pasien dengan pengawasan (PDP).

“Yang simpang siur kemarin itu aslinya ber-KTP Kedungreja Cilacap dan sudah dirawat di ruang isolasi RSU Cilacap,” katanya.

Ditengah ancaman penularan virus covid-19, pihak Dinkes Pangandaran kini tengah melacak keberadaan seorang turis asing asal Frankfrut Jerman.

“ Kemarin (Jumat, 20/3) satu hotel di Pangandaran kedatangan seorang turis bule, laki-laki asal Jerman,” ujar Yadi.

Pihak hotel sempat mendata identitas turis tersebut. Rencananya mau menginap, tapi oleh pihak hotel tidak diterima.

Karena ia berasal dari Jerman, Negara yang sudah terinfeksi covid-19.

Dan objek wisata Pantai Pangandaran sendiri sudah dinyatakan ditutup dari kunjungan wisatawan sejak Rabu (18/3) menyusul ditutupnya seluruh objek wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran baik yang dikelola Pemkab, Perum Perhutani maupun objek wisata yang dikelola pihak desa.

“Setelah itu turis tersebut pergi meninggalkan hotel dan tidak diketahui di mana yang bersangkutan sekarang berada. Pihak hotel sempat menginformasikan kejadian tersebut ke Dinkes,” katanya.

Untuk mengantisipasi terjadinya penularan covid-19, Dinkes Pangandaran sejak Jumat (20/3) tersebut langsung menurunkan petugas untuk melacak keberadan turis asing asal Frankfrut Jerman tersebut.

“Jerman kan termasuk Negara yang terinfeksi covid-19. Makanya kami melacak keberadaannya, khawatir nanti terjadi penularan covid-19,” katanya (andri m dani)

Penulis: Andri M Dani
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved