HEBOH TARIAN EROTIS DI GARUT, Ditonton Ratusan Laki-laki, Wakil Bupati Jengkel, MUI Sebut Haram

Di tengah keprihatinan isu wabah corona yang melanda Indonesia, ada kegiatan yang menampilkan tarian erotis dan disaksikan oleh ratusan laki-laki.

Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Kisdiantoro
sscreenshot video
Sejumlah wanita bercelana pendek tengah menari saat acara Garut Culture Fest, Minggu (15/3/2020). Tarian para wanita itu mengundang kontroversi dari masyarakat Garut. 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Di tengah keprihatinan isu wabah corona yang melanda Indonesia, termasuk Kabupaten Garut, Jawa Barat, ada kegiatan yang menampilkan tarian erotis dan disaksikan oleh ratusan laki-laki.

Tarian erotis itu muncul di acara Garut Culture Festival.

Setelah video itu terunggah di banyak media sosial, video tarian erotis di Garut itu pun menjadi viral.

Tarian erotis di Garut Culture Festival, merupakan rangkaian acara perayaan Hari Jadi Garut (HJG) KE 207.

Setelah video tarian erotis di Garut itu viral, sejumlah tokoh menyesalkan. Bahkan MUI Garut menyebut tarian itu haram.

Berikut lima fakta video viral tarian erotis di acara Garut Culture Fest:

1. Acara Tak Sesuai Tema

Sejumlah wanita menari dengan gaya tak pantas di Garut Culturr Festival (screenshot video)
Sejumlah kalangan di Garut menyesalkan adanya tarian erotis saat acara Garut Gulture Fest pada Minggu (15/3/2020). Tarian sejumlah wanita bercelana pendek itu beredar di media sosial.

Tarian Erotis di Garut Cultur Fest, Ketua MUI Nilai Itu Haram, Mahasiwa Pun Mengecam

Para wanita itu meliuk-liuk mengikuti irama lagu disc jockey atau DJ. Ada sekitar tujuh wanita yang menari-nari di atas panggung. Para kaum adam pun menyaksikan goyangan itu dari bawah panggung.

Banyak yang menyesalkan adanya tarian tersebut. Apalagi di tengah pandemi corona.

"Waktu itu saya lihat sendiri ada beberapa wanita menari. Pakai celana pendek juga. Tarian itu jadi hiburan buat para peserta trail yang diadakan panitia Garut Culture Fest," ucap Muhammad Nur (28), Kamis (19/3/2020).

Nur mengaku saat itu, sejumlah pria di atas panggung menyawer para wanita yang sedang menari. Banyak yang terhibur dengan aksi lincah para wanita itu.

"Tapi saya rasa tidak sesuai dengan tema acaranya. Kultur Garut itu masa ada tarian kayak gitu. Bukannya budaya yang diangkat. Misal ada tarian tradisional," katanya.

2. Reaksi Wakil Bupati Garut

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved