Wabah Virus Corona

BEREDAR REKAMAN SUARA Kawasan RSHS Zona Merah Virus Corona, Hoax, Polda Jabar Mencari Penyebarnya

Viral suara rekaman sebutkan RS Hasan Sadikin zona merah virus corona. Polisi mencari penyebarnya, akan ditindak.

Tribun Jabar/M Syarif Abdussalam
ILUSTRASI --- Simulasi penanganan pasien dalam status pengawasan virus corona di RSHS Bandung, Jumat (6/3/2020). 

Laporan Wartawan Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Orang tak bertanggung jawab menyebarkan rekaman suara yang menyebutkan kawasan RS Hasan Sadikin zona merah virus corona.

Rekaman suara itu beredar via Whatsapp (WA).

Rekaman suara perempuan itu menyebutkan, ada petugas medis yang meninggal dunia karena tertular virus corona.

"Sudah terkonfirmasi dari RSHS Bandung bahwa informasi itu hoax‎," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga via ponselnya, Jumat (20/3/2020).

AMARI Pemeriksaan Mandiri Covid-19, Aplikasi Cek Diri dari Virus Corona buatan IKM FK Unpad

Polisi menyayangkan ada pihak-pihak yang sengaja menyebarkan informasi tersebut sehingga membuat kepanikan di tengah masyarakat yang sedang waspada terhadap penularan virus corona.

Karenanya, polisi akan menindak lanjuti temuan penyebaran informasi bohong itu dengan penyelidikan tersendiri karena perbuatannya meresahkan. Sehingga, penyebar harus bertanggung jawab.

"Polda Jabar akan menindak pelaku penyebaran hoax tentang Covid -19," ujar Saptono Erlangga.

Di Cianjur, Warga Berburu Chloroquin ke Apotek Setelah Baca Jurnal Virus Corona, Stok Habis

RSHS Beri Tanggapan

Rumah Sakit Umum Pusat Dr Hasan Sadikin Bandung menyatakan rekaman suara yang beredar di media sosial dan menyatakan seorang residen anastesi meninggal dunia, dua tenaga kesehatan diisolasi, dan lima orang lainnya suspect virus corona di rumah sakit tersebut, adalah kabar bohong alias hoaks.

Halaman
12
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved