Breaking News:

Warga Bandung Antre Beli Masker dan Hand Sanitizer, Seorang Hanya Boleh Beli 5 Lembar Masker

Sejumlah orang antre di sebuah grosis alat farmasi Inti Medical di Jalan Kebonjati, Kota Bandung, Kamis

tribunjabar/mega nugraha
Sejumlah orang antre di sebuah grosis alat farmasi Inti Medical di Jalan Kebonjati, Kota Bandung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG -‎ Sejumlah orang antre di sebuah grosis alat farmasi Inti Medical di Jalan Kebonjati, Kota Bandung, Kamis (19/3/2020). Antrean itu untuk memasuki toko tersebut.

Umumnya, mereka mengantre untuk membeli masker dan hand sanitizer sebagai upaya mencegah diri tertular virus corona.

Pengelola toko memberlakukan antrean supaya pembeli tidak sekaligus membludak masuk ke dalam toko. Setiap pembeli yang hendak masuk toko dicek suhu tubuh.

Salah seorang yang antre, Jajang (46) asal Cibaduyut mengaku ikut antrean untuk membeli masker dan cairan pencuci tangan.

Avigan, Obat Flu yang Disebut Ampuh Atasi Virus Corona, Pasien Positif Langsung Negatif Dalam 4 Hari

"Karena di apotek biasa dan minimarket sudah tidak ada. Pas kesini ternyata ada, tapi harus antre," kata Jajang.

Hal senada dikatakan Pratiwi (30), warga Sukajadi Ban‎dung. Ia turut antrean di toko tersebut untuk membeli cairan pencuci tangan.

"Antre juga karena stok di rumah sudah habis dipakai anggota keluarga. Jadi ikut kesini antrean," kata dia.

Ia mengaku rela mencari masker dan hand sanitizer karena kabar soal mewabahnya virus corona mempengaruhi psikologisnya.

"Karena setiap hari diberitain penderitanya terus bertambah. Lama-lama jadi khawatir juga, jadi lebih baik antisipasi sebaik mungkin," katanya.

Pratiwi berharap bencana musibah non alam ini bisa segera berakhir dan jumlah orang tertular virus corona tidak bertambah.

Pasien Pertama Positif Virus Corona di Bogor Meninggal Tadi Malam

"Semoga saja ini segera berakhir dan semuanya berjalan normal kembali tanpa dirundung rasa takut tertular virus," kata dia.

Adapun di grosir ini, masker dibatasi hanya untuk satu bungkus isi lima seharga Rp 20 ribu. Hal sama juga berlaku untuk cairan pencuci tangan maksimal 1 botol.

Warga juga mulai membeli alkohol 70 persen sebagai bahan dasar pembuatan cairan pencuci tangan. Satu alkohol ukuran 100 ml dijual Rp 6 ribu dengan maksimal pembelian 5 botol.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved