UPDATE Covid-19 di Jabar, Pasien Positif Melonjak 2 Kali Lipat, Kini Jumlahnya 22 Pasien

Update Covid-19 di Jabar. Pasien positif melonjak dua kali lipat. Kini jumlahnya 22 pasien.

UPDATE Covid-19 di Jabar, Pasien Positif Melonjak 2 Kali Lipat, Kini Jumlahnya 22 Pasien
Tribun Jabar/Muhammad Syarif Abdussalam
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengumumkan bahwa siswa PAUD hingga SMA se-Jawa Barat harus belajar di rumah selama dua minggu, Gedung Pakuan, Minggu (15/3/2020) 
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat mengatakan tercatat terdapat 22 pasien positif virus corona Covid-19 di Jawa Barat pada Kamis (19/3/2020).
Angka ini melonjak dua kali lipat dari hari sebelumnya yang masih 11 orang tercacatat positif virus corona.
 
"Update terakhir, 22 pasien positif di Jabar,meningkat dua kali lipat hanya dalam satu hari, dan mayoritas, tiga perempat kami hitung secara matematika adanya di daerah yang dekat dengan Jakarta, mayoritasnya di Bekasi," kata pria yang akrab disapa Emil ini di Gedung Sate, Kamis.
 
Emil mengatakan mengenai kondisi ini, pihaknya sudah menghubungi wali kota dan bupati yang daerahnya mengalami pelonjakan jumlah pasien positif corona.
Pihaknya sudah memerintahkan dan untuk mengurangi pergerakan dari kawasan tersebut ke Jakarta karena episentrumnya ada di Jakarta, dan terbukti dalam sehari lompatannya kasusnya di Jakarta.

Saat ditanya mengeni isu adanya pejabat Pemprov Jabar yang dinyatakan positif virus corona, Emil mengingatkan lagi kepada media massa untuk tidak mempertanyakan latar belakang pasien, termasuk jabatannya.
 
"Tolong hargai, karena WHO protokolnya itu hanya menyampaikan usia dan jenis kelamin. Mau pejabat, mau dia artis, atau apa, tidak perlu diinformasikan ke masyarakat. Tolong hargai hak dari itu," katanya.

Dalam data visualisasi peta yang ditampilkan di Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat (Pikobar), sebaran pasien positif virus corona di Jabar berada di wilayah Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Purwakarta, Kota Depok, Kabupaten Bekasi, hingga Kota Cirebon.

Selain itu, terlihat pula orang yang berstatus dalam pemantauan (ODP) telah berada di angka 1.412 dan angka pasien berstatus dalam pengawasan (PDP) berjumlah 132 pasien. 
 
Sebelumnya diberitakan, dari data Pikobar terdapat 11 pasien yang dipastikan positif Corona.
Selain itu, adapula 126 pasien yang berstatus berada dalam pengawasan (PDP) dan 1.165 orang berstatus dalam pemantauan (ODP).
Angka tersebut merupakan data terupdate pada Rabu (18/3/2020) pukul 15.00 WIB.
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved