Minggu, 12 April 2026

Soal Corona, Dedi Mulyadi Minta Daerah Geser Anggaran Tak Perlu, Satgas Terima Edaran Mendagri

Kasus Coronavirus Disease (Covid-19) atau biasa dikenal dengan sebutan virus corona masih menjadi

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Ichsan
istimewa
Dedi Mulyadi di Purwakarta 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Kasus Coronavirus Disease (Covid-19) atau biasa dikenal dengan sebutan virus corona masih menjadi momok bagi warga Indonesia.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi meminta para kepala daerah saat ini untuk fokus pada kebutuhan logistik guna persediaan bantuan bagi warganya.

Menurut Dedi, para kepala daerah kini bukan lagi memikirkan berapa jumlah orang yang terjangkit atau dalam pemantauan, melainkan mesti memiliki langkah kreatif dalam menangani kasus virus corona yang telah menjadi pandemi ini.

"Sekarang ini para kepala daerah mulai tingkat provinsi atau kota/kabupaten mesti selamatkan orang-orang yang belum terkena (corona). Jadi, dari sekarang harus sudah memikirkan masalah-masalah yang muncul salahsatunya terkait logistik," ujarnya di Purwakarta, Kamis (19/3/2020).

Ridwan Kamil : Hari Ini 22 Orang Positif Corona di Jawa Barat, Naik Dua Kali Lipat dari Kemarin

Permasalahan logistik, lanjut Dedi, mesti dipersiapkan mulai saat ini hingga tiga atau empat bulan ke depan, agar tak membebani pemerintah pusat.

"Anggaran-anggaran pos yang tak penting mesti digeser ke hal-hal yang lebih bermanfaat untuk penanganan corona ini, seperti membeli bahan-bahan untuk ramuan hand sanitizer juga logistik karena adanya lockdown," ujarnya.

Dedi juga meminta kepada dinas kesehatan untuk memberikan stimulus terhadap para pegawai kesehatan berupa intensif khususnya perawat dan dokter.

Terpisah, Ketua Satgas Covid-19 Purwakarta, Iyus Permana mengatakan Pemda Purwakarta telah menerima surat edaran dari Kemendagri terkait pengalokasian anggaran kepada penanganan Covid-19 ini.

"Nanti digeser anggaran seperti sosialisasi atau perjalanan dinas atau lainnya menjadi kebutuhan-kebutuhan logistik baik untuk yang terjangkit maupun untuk penanggulangan di masyarakat termasuk ketersediaan pangan," katanya.

Update Jumlah Pasien Positf Virus Corona Covid-19 Hingga Sore Ini, 25 Pasien Meninggal dan 15 Sembuh

Berdasarkan arahan gubernur, pergeseran anggaran dalam situasi saat ini tak memerlukan persetujuan dari DPRD tetapi hanya melaporkan saja sesuai arahan Kemendagri.

"Tadi sempat video konfrensi diarahkan untuk segera adakan pergeseran anggaran dari kegiatan yang kurang penting ke hal pangan dan alkes," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved