Sentra Ikan di Garut Mulai Bergeliat, Kembalikan Kejayaan Ikan Air Tawar

Desa Jati, Kecamatan Tarogong Kaler jadi salah satu sentra perikanan di Kabupaten Garut. Namun pamor

tribunjabar/firman wijaksana
Sentra Ikan di Garut Mulai Bergeliat, Kembalikan Kejayaan Ikan Air Tawar 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Desa Jati, Kecamatan Tarogong Kaler jadi salah satu sentra perikanan di Kabupaten Garut. Namun pamor tersebut meredup dalam beberapa tahun terakhir.

Lukman Hakim, salah seorang petani ikan menyebutkan tengah berupaya mengembalikan kejayaan perikanan tawar di Garut. Salah satunya dengan mengembangkan benih ikan.

"Selama ini bibit ikan itu didapat dari Cirata atau Subang. Beberapa tahun ini kami kembangkan sendiri dan sudah punya bibit asli dari Garut," ujar Lukman, Kamis (19/3/2020).

Sejak 2013, ia mulai berupaya membangkitkan kembali perikanan di Desa Jati. Ikan mas, nilem, nila, dan bawal dipanen secara bergantian.

Lukman juga menggunakan sisa makanan restoran sebagai pengganti pakan. Selain mengurangi biaya pakan, sisa makanan itu juga lebih mudah didapat.

Bus TMB Koridor 5 Bandung Sepi Penumpang, Sehari Paling Cuma Angkut 20 Orang

Penggunaan pakan organik, tambahnya, juga membuat rasa ikan lebih gurih dibanding pakan unorganik. Namun untuk panen dengan pakan organik, membutuhkan waktu selama empat bulan. Sedangkan pakan biasa, hanya butuh 2,5 bulan.

"Ada pakan organik juga yakni tanaman azolla. Di sini airnya mengalir deras dari Gunung Guntur. Jadi sangat cocok jadi sentra perikanan. Musim kemarau pun, airnya masih bagus," katanya.

Setiap kali panen, satu kolam miliknya bisa menghasilkan empat ton. Hasilnya masih dijual untuk wilayah Garut.

"Belum saya jual keluar. Kami inginnya memenuhi pasokan di Garut dulu. Biar konsumsi ikan di Garut bisa lebih tinggi. Bantu pasokan pangan juga," ucapnya.

Tak Tega Sama Pekerja Harian, Nikita Mirzani Sumbang Rp 100 Juta: Artis Luar Aja Bisa Miliaran

Per kilogram, ikan produksinya dijual mulai dari Rp 18 ribu sampai Rp 22 ribu. Ia menyebut, potensi perikanan di Garut masih sangat besar dengan luas lahan 26 ribu hektare. Namun jumlah produksinya masih sangat terbatas.

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved