Diminta Belajar di Rumah, Puluhan Pelajar di Kota Sukabumi Ini Malah Asyik Nonton di Bioskop

Puluhan pelajar di Kota Sukabumi terjaring razia petugas gabungan Satpol PP, TNI/Polri Kota Sukabumi

Diminta Belajar di Rumah, Puluhan Pelajar di Kota Sukabumi Ini Malah Asyik Nonton di Bioskop
tribunjabar/fauzi noviandi
Puluhan pelajar tengah mendapatkan araha dari Satpol PP Kota Sukabumi 

Laporan Kontributor Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Puluhan pelajar di Kota Sukabumi terjaring razia petugas gabungan Satpol PP, TNI/Polri Kota Sukabumi, ketika sedang asyik menonton film di bioskop di Kota Sukabumi.

Sebelumnya, Pemkot Sukabumi telah mengeluarkan surat imbauan ke seluruh sekolah di Kota Sukabumi untuk menghentikan sementara Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) mulai dari 16 hingga 29 Marer 2020. Dan siswa diimbau untuk belajar di rumah, serta tidak berpergian.

Kasatpol PP Kota Sukabumi, Yadi Mulyadi mengatakan, kegiatan razia pelajar ini merupakan penegakan surat edaran Pemkot Sukabumi terkait antisipasi pencegahan Covid-19.

"Dalam razia kali ini, dibagi menjadi dua tim, pertama yaitu tim statis, dan tim kedua bersifat dinamis," kata dia pada wartawan, Rabu, (18/3/2020).

Virus Corona SARS-CoV-2 Tahan 3 Hari Jika Menempel pada Plastik, Cuma 3 Jam Jika di Tembaga

Untuk tim statis jelas dia, khusus untuk penjaring anak usia pelajar yang masih melakukan aktivitas di sejumlah tempat seperti mall dan bioskop serta tempat keramaian lainya.

"Dalam giat ini terdapat puluhan pelajar yang terjaring razia di biokop, mereka dilakukan pendataan, diserahkan kepada orang tuanya, serta diberikan penjelasan mengenai surat edaran Wali Kota," kata Yadi

Sedangkan tim dinamis bersifat mobile, dan mendatangi tempat umum, seperti mall serta sejumlah perkantoran. Menurutnya Hal tersebut dilakukan untuk memastikan surat edaran Wali Kota sudah dilakukan dengan baik.

Mengapa Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Indonesia Bisa Melonjak dari 5 ke 19 Orang dalam Sehari?

"Untuk tempat dan ruang publik masih tidak menyediakan standar kesehatan itu diberikan peringatan agar segera menyediakan hand sanitizer serta alat pengukur suhu tubuh, namun apabila tidak segera dilakukan akan segera ditindak tegas," ujarnya.

Penulis: Fauzi Noviandi
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved