Pengrajin Telur Asin Derwati Beli Bahan Baku hingga ke Brebes, Telur Bebek Terus Berkurang

PERAJIN telur asin sangat tergantung pada pasokan telur bebek. Begitu juga perajin telur di Babakan Karet, Derwati, Kecamatan Rancasari. Mereka terus

Pengrajin Telur Asin Derwati Beli Bahan Baku hingga ke Brebes, Telur Bebek Terus Berkurang
Tribun Jabar/Januar PH
Teur asing buatan perajin Derwati. 

TRIBUNJABAR.ID - PERAJIN telur asin sangat tergantung pada pasokan telur bebek. Begitu juga perajin telur di Babakan Karet, Derwati, Kecamatan Rancasari. Mereka terus berusaha agar produksi tidak terhenti dengan mendatangkan telur-telur dari berbagai daerah.

"Telornya saya ambil dari Karawang, Brerebes, Majalaya, atau Sapan. Pesan telurnya harus banyak karena terkait ongkos, bisa 8000-10.000 butir per bulan," kata Ayi Muhamad Kholidin (50), perajin telur asin di rumahnya, Babakan Karet, Derwati, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Rabu (4/3/2020).

Ayi membeli bahan tidak tergantung pada satu kota, tapi harus berpindah-pindah tergantung stok telur bebeknya ada atau tidak. "Kalau sekarang karawang lagi kurang, saya ambil dari Blitar," kata Ayi.

Menurut Ayi, harga satu telur dari pemasok Rp 2.000.

BERESKAN TELUR - Ayi Muhamad Kholidin  membereskan telur asin buatannya di Babakan Karet, Derwati, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Rabu (4/3/2020).
BERESKAN TELUR - Ayi Muhamad Kholidin membereskan telur asin buatannya di Babakan Karet, Derwati, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Rabu (4/3/2020). (Tribun Jabar/Januar PH)

"Sekarang bahan bakunya lagi berkurang. Faktor musim, sekarang musim penghujan, yang mengakibatkan bebek tidak bertelur," kata Ayi.

Menurut Ayi, bebek itu ada dua macam, bebek yang angon dan bebek yang di kandang.

"Kalau di Karawang bebek angon, kalau di Berebes, Blitar, bebeknya yang dikurung. Kalau bebek angon biasanya bertelor banyak saat musim panen padi. Kalau bebek kandang biasanya banyaknya pada musim panas," katanya.

Bagi Rina Suminar (34), dia tidak perlu pesan jauh-jauh ke luar kota. Omzetnya yang hanya ratusan bisa terpenuhi oleh pemasok telur asin di sekitar Derwati. "Biasanya ada yang datang. Ada saja sih, kan cuma sedikit butuhnya," kata Rina, perajin telur asin di rumahnya, Babakan Karet, Derwati, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Rabu (11/3/2020).

BERESKAN TELUR - Ayi Muhamad Kholidin  membereskan telur asin buatannya di Babakan Karet, Derwati, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Rabu (4/3/2020).
BERESKAN TELUR - Ayi Muhamad Kholidin membereskan telur asin buatannya di Babakan Karet, Derwati, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Rabu (4/3/2020). (Tribun Jabar/Januar PH)

Rina belum bisa membeli telur-telur dari luar kota, seperti dari Brebes, Karawang. "Pernah juga beli dari sana, tapi harganya, kan, ada ongkosnya. Pesannya harus banyak," kata Rina.

Untuk mendapatkan telur-telur tersebut Rina harus membayar Rp 2.100 per butirnya.

Editor: Januar Pribadi Hamel
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved