Antisipasi Penimbunan Sembako, Polisi Sidak Sejumlah Pusat Perbelanjaan di Sukabumi

Aah menegaskan, apabila diketahui ada penimbunan oleh para pedagang, polisi akan menangkap pelaku untuk diproses dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Antisipasi Penimbunan Sembako, Polisi Sidak Sejumlah Pusat Perbelanjaan di Sukabumi
Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin
Mengantisipasi penimbunan sembilan kebutuhan pokok (sembako) di tengah wabah virus corona, polisi melakukan sidak ke sejumlah tempat perbelanjaan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (17/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI- Mengantisipasi penimbunan sembilan kebutuhan pokok (sembako) di tengah wabah virus corona, polisi melakukan sidak ke sejumlah tempat perbelanjaan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (17/3/2020).

Di pusat perbelanjaan yang ada di Kecamatan Cibadak, misalnya, polisi melakukan pemantauan setiap kebutuhan pokok yang ada.

"Dikhawatirkan virus corona akan berdampak pada ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat, salah satunya dengan cara melaksanakan patroli dan pemantauan ketersediaan stok sembako di sejumlah pusat perbelanjaan," ujar Paur Humas Polres Sukabumi Ipda Aah Saepul Rohman.

Selain dilakukan di Cibadak, sambung Aah, kegiatan serupa juga ada di pusat perbelanjaan lainnya yang ada di wilayah hukuk Polres Sukabumi.

Dari hasil pemantauan yang dilakukan, Aah mengatakan tidak terjadi kenaikan harga sembako.

Ribuan Calon Pengantin di Indramayu Terancam Gagal Gelar Resepsi Pernikahan

Persib Bandung Hat-trick Menang di Liga 1 2020, Ini Pemain-pemain yang Dinilai sebagai Kunci

"Dari hasil pemantauan jumlah pengunjung masih normal dan tidak mengalami lonjakan sedangkan stok sembako, bahan makanan dan barang keperluan lainnya masih tersedia dengan harga relatif stabil serta tidak ada kenaikan, memang untuk stok masker tidak ada," katanya.

Masih kata Aah, selain stok sembako masih aman dan harga yang stabil, pihaknya tidak menemukan penimbunan sehingga barang menjadi sulit.

"Tidak ditemukan terjadi penimbunan," katanya.

Aah menegaskan, apabila diketahui ada penimbunan oleh para pedagang, polisi akan menangkap pelaku untuk diproses dengan ketentuan hukum yang berlaku.

"Kami juga sudah memberikan imbauan kepada pedagang untuk tidak menimbun barang, kalau ada yang ketahuan menimbun kami pasti akan melakukan proses hukum kepada pelaku," katanya.

"Diharapkan warga tidak panik dengan membeli sembako di luar batas kewajaran, karena saat ini situasi masih aman terkendali dan jangan percaya berita hoaks," katanya.

Penulis: M RIZAL JALALUDIN
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved