Selasa, 16 Juni 2026

Kasus Virus Corona, Dedi Mulyadi Minta Kemendagri Bikin Petunjuk Teknis bagi Pemda

Kabupaten Purwakarta tercatat satu di antara wilayah yang terpapar virus corona. Seorang warga Pasawahan positif virus corona seusai pulang dari umrah

Tayang:
Tribun Jabar/Muhammad Nandri Prilatama
Dedi Mulyadi mengunjungi Dinas Kesehatan Purwakarta 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA- Wabah virus corona menjadi masalah yang serius di seluruh dunia saat ini.

Segala aktivitas baik kegiatan belajar mengajar maupun pemerintahan semua dibatasi bahkan sampai diliburkan.

Kabupaten Purwakarta tercatat satu di antara wilayah yang terpapar virus corona. Seorang warga Pasawahan positif virus corona seusai pulang dari ibadah umrah.

Merespons hal itu, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi meninjau ke Dinas Kesehatan Purwakarta.

Dedi meminta Kementerian Dalam Negeri untuk membuat petunjuk teknis untuk kemudian menjadi acuan di tiap daerah dalam penanganan kasus virus corona.

"Sekarang ini perlu adanya diskresi petunjuk dari Kemendagri ke seluruh daerah, karena pasti bertanya-tanya biayanya dari mana, beli masker dari mana, untuk mobilitas sopir kalau ada kasus corona dari mana, petugas medisnya dari mana, jadi harus dibuat juknis Mendagrinya," ujarnya di Purwakarta.

Pasien dari Bekasi Positif Virus Corona, Paramedis di Rumah Sakit di Cianjur pun Diobservasi

Dedi Mulyadi Luruskan Pasien Terjangkit Covid-19, Bukan di Tanjungsindar Purwakarta

Dedi juga meminta kepala daerah untuk dapat melakukan kelengkapan yang cukup untuk ambulans dan perlengkapan sopir ambulansnya.

"Hal teknis semacam ini mesti dimiliki untuk kesiapan," katanya.

Mantan bupati Purwakarta ini juga menyebut profesi yang berisiko tertular virus corona ini, ialah petugas sampah, sopir truk sampah, hingga petugas TPA.

Dedi mengatakan mereka semua itu tak bisa berhenti bekerja sehingga perlu adanya kelengkapan mulau sepatu, sarung tangan, hingga baju khusus.

"Mereka ini berisiko (virus corona) dengan upah yang rendah," ujarnya.

Kesempatan sama, Kepala Dinas Kesehatan Purwakarta, Deni Darmawan menyebut sudah ada 40 orang yang dalam pengawasan terkait virus corona ini, terdiri dari 19 orang teman umrah yang terpapar, 8 WNA, dan sisanya pegawai yang kontak erat masuk ke rumah sakit saat satu orang dinyatakan positif.

"Satu orang positif itu awalnya dirujuk ke RS Rotinsulu di Bandung. Orang-orang Indonesia yang terkena itu terpaparnya saat jalankan umrah," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
VS
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
VS
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved