Bus Gatrik dan Objek Wisata Sayang Kaak Tak Layani Wisatawan, Ditutup untuk Hindari Serangan Corona

Bus Gatrik dan objek wisata Sayang Kaak yang layani wisatawan. Ditutup untuk hindari serangan corona.

Bus Gatrik dan Objek Wisata Sayang Kaak Tak Layani Wisatawan, Ditutup untuk Hindari Serangan Corona
Tribun Jabar/Andri M Dani
Dua bus Gatrik (Galuh Tour Kota Klasik) bantuan Pemprov Jabar untuk Pemkab Ciamis resmi beroperasi dan peluncurannya oleh Bupati Ciamis Dr H Herdiat Sunarya MM usai apel pagi di halaman Pendopo Gedung Negara Ciamis, Senin (24/2/2020). 

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS - Mengantisipasi penularan virus corona dan menindaklanjuti surat edaran Bupati Ciamis No 440/355-Dinkes.1/2020 tertanggal 15 Maret tentang antisipasi penyebaran Covid-19, Dinas Pariwisata Ciamis memutuskan untuk menghentikan sementara operasional bus Gatrik (Galuh Tour Kota Klasik) mulai Senin (16/3/2020).

Pemkab Ciamis mendapat dua bus Gatrik bantun Pemprov Jabar dan resmi beroperasi Senin (24/2/2020).

“Menindaklanjuti edaran bupati, operasional bus Gatrik ditutup sementara mulai besok (Senin, 16/3/2020). Tadi sore, hari terakhir operasional Gatrik,” ujar Sekdis Dinas Pariwisata Ciamis, Budi Kurnia kepada Tribun Jabar, Minggu (15/3/2020).

Selanjutnya bus Gatrik tersebut akan dikandangkan di Tourist Information Center (TIC) kompleks perkantoran Kertasari.

Bagi berbagai pihak yang sudah terlanjur pesan (booking) Gatrik akan segera dihubungi pihak pengelola.

Bus Gatrik ini merupakan sarana baru bagi wisatawan yang hendak berkeliling Ciamis kota.

Rutenya mengunjungi sejumlah tempat bersejarah maupun potensi wisata Ciamis seperti Museum Galuh Pakuan, Situs Jambansari, pabrik bedak Saripohatji, pabrik minyak Gwan Hien, pabrik galendo, Stadion Galuh Ciamis, sirkuit BMX, dan berbagai potensi lainnya.

Bus Gatrik ini beroperasi pukul 09.00 pagi sampai pukul 21.00 malam. Tiap hari melayani sekitar 6 sampai 7 trip. Satu trip berlangsung sekitar 1 jam.  

Bus yang berkaroseri khas tersebut siap mengantar wisatawan, anak sekolah maupun masyarakat umum mengunjungi tempat wisata dan tempat peninggalan sejarah di Ciamis.

“Tapi mulai besok operasional Gatrik dihentikan dulu,” ujar Budi.

Selain Gatrik, sejumlah objek wisata di Ciamis juga memilih tutup. Seperti objek wisata Mandiri Sayang Kaak.

Objek wisata yang berlokasi di tebing jurang Sungai Citanduy, Dusun Guha, Desa Handapherang, Cijeunjing, itu terhitung Senin besok memilih tutup untuk kunjungan wisatawan sampai Sabtu (28/3/2020).

“Pengelola wahana yang ada di Sayaang Kaak juga diminta menghentikan aktivitas sementara. Termasuk kios-kios, warung ditutup,” ujar Ketua Pengelola Objek Wisata Sayaang Kaak, Taufan Nugraha.

Pemkab Ciamis Liburkan Sekolah Dua Minggu dan Tutup Stadion Galuh, Cegah Penyebaran Corona

Pentingnya Sekolah Diliburkan Selama 14 Hari, Bakal Percuma Bila Anda Justru Melancong Bebas

Penulis: Andri M Dani
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved