Dulu Tergoda Rakit Senjata Api dan Dibui, Kini Para Perajin Senapan Angin Cipacing Mulai Berjaya

Tak sedikit para perajin senapan angin di Cipacing dan sekitarnya yang pernah berurusan dengan polisi dan dibui

Tribun Jabar/Seli Andina
Perajin senapan angin di Cipacing, Sumedang 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG- Usaha pembuatan senapan angin di Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, sempat sangat dekat dengan 'dunia gelap' bisnis ilegal.

Tak sedikit para pengrajin senapan angin di Cipacing dan sekitarnya yang pernah berurusan dengan polisi dan 'mondok' di balik jeruji besi.

Para pengrajin yang 'pernah nakal' tersebut berurusan dengan hukum karena merakit senjata api ilegal.

Hal ini diceritakan Ketua Koperasi Cipacing Mandiri (koperasi pengrajin senapan angin), Cucu Suryaman (46), di bengkel senapan angin miliknya di Cipacing, Sabtu (14/3/2020).

"Kejadiannya dulu itu. Kejadian yang paling besar itu 2013, ketika banyak yang diciduk polisi," ujar Cucu.

Ketua Koperasi Cipacing Mandiri (koperasi pengrajin senapan angin), Cucu Suryaman (46), ketika ditemui di bengkel senapan angin Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Kamis (12/3/2020).
Ketua Koperasi Cipacing Mandiri (koperasi pengrajin senapan angin), Cucu Suryaman (46), ketika ditemui di bengkel senapan angin Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Kamis (12/3/2020). (Tribun Jabar/Seli Andina)

Penjualan Senapan Angin Cipacing Kini Andalkan Online, Pengrajin: Sekarang Tak Kenal Musim

Ada Peningkatan Pembinaan Kepolisian, Industri Senapan Angin di Cipacing Makin Maju

Bahkan, Cucu mengaku merupakan salah satu pengrajin senapan angin yang pernah dibui akibat merakit senjara api.

Menurutnya, dahulu dirinya dan rekan-rekan pengrajin nakal lainnya nekat merakit senjata api karena alasan ekonomi.

"Kami-kami yang melanggar dulu murni faktor ekonomi, karena dulu itu senapan angin sangat murah," ujar Cucu.

Tak hanya karena harga senapan angin murah, dahulu, ada oknum-oknum yang berani membayar mahal senjata api rakitan.

Halaman
12
Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved