Jumat, 8 Mei 2026

Persib Bandung

BREAKING NEWS, Gubernur Jabar Sarankan Laga Persib Bandung Tanpa Penonton

Wabah virus corona covid-19 telah membuat pertandingan sepak bola di sejumlah negara digelar tanpa penonton

Tayang:
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Ichsan
Tribunjabar/Syarif Abdussalam
Gubernur Jabar Ridwan Kamil seusai rapat membawas virus corona dengan anggota DPRD Jabar di Gedung Sate, Jumat (13/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wabah virus corona covid-19 telah membuat pertandingan sepak bola di sejumlah negara digelar tanpa penonton. Hal itu bisa saja terjadi di Jawa Barat, khususnya bagi pertandingan Persib Bandung, seiring dengan sudah menyebarnya covid-19 di Indonesia.

Persib Bandung sendiri pada 15 Maret 2020 rencananya akan menjamu PSS Sleman di Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pun menyarankan agar pertandingan tersebut digelar tanpa penonton untuk mengantisipasi penyebaran covid-19.

"Ya salah satu yang kami rekomendasi tentunya kita akan rapatkan dengan kepolisian. Saya belum bisa jawab sekarang. Tapi kalau boleh menyarankan, potensi yang besar seperti itu dihindari. Bahkan, di liga-liga di Eropa pun pertandingan tetap dilaksanakan tapi tanpa penonton," ujar Ridwan Kamil seusai menggelar Rapat Koordinasi Covid-19 di Gedung Sate, Jumat (13/3/2020).

BREAKING NEWS, Berawal dari Mimpi hingga Terkenal, Ini Sejarah Mak Erot Legenda Pembesar Alat Vital

Jika pertandingan digelar tanpa penonton di stadion, kata Emil, para pendukung dan warga cukup nonton bareng atau nobar di rumah masing-masing. Hal ini demi kesehatan para penonton khususnya Bobotoh Persib.

"Keputusan soal itu dalam satu atau dua hari ini akan ada. Tentunya kita akan mengambil keputusan yang baik," katanya

Meminimalisasi kerumunan orang banyak tersebut, matanya, tak hanya diberlakukan pada pertunjukan pertandingan olah raga. Pencegahan penyebaran corona melalui festival, konser musik, istigasah, maupun pengajian, pun perlu pertimbangan.

"Hal itu bukan hanya usulan festival, ini pengajian juga banyak, istigasah juga banyak, ini sedang dikaji hari ini. Nanti besok lusa ada cara-cara," ucap dia.

Buat Paula Verhoeven Nangis, Baim Wong Akhirnya Potong Rambut Anak Jadi Mohawk, Ini Fotonya

Jadi poinnya, kata Emil, kewaspadaan dilakukan secara rasional selama belum ada ukuran-ukuran yang mengkhawatirkan.

"Kita juga tidak ingin ada ekonomi tiba-tiba berhenti kan, tidak ada pergerakan, kasihan. Maka dari itu juga kita siaga terkait ketahanan pangan terutama untuk kaum duafa yang mungkin daya belinya kecil. Jangan sampai oleh gejolak harga oleh sebuah situasi mereka terkorbankan dua kali," tutur Emil.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved