Gempa Bumi Guncang Sukabumi

PENELITI Pernah Ungkap Potensi Gempa Besar Megathrust 8,7 di Sukabumi, Berdampak Tsunami dan Merusak

Sukabumi berpotensi diguncang gempa dengan skala besar Megathrust 8,7 dan menyebabkan tsunami. Hasil penelitian ITB, warga diminta waspada.

Tribun Jabar/Fauzi Noviandi
Gedung sekolah yang rusak akibat gempa bumi magnitudo 5,0 di Kabupaten Sukabumi pada Selasa (10/3/2020). Foto diambil pada Kamis (12/3/2020). 

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Sukabumi berpotensi diguncang gempa dengan skala besar dan menyebabkan tsunami.

Hasil penelitian akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB) yang menyebutkan Sukabumi berpotensi diguncang gempa dengan kekuatan magnituo 8,7.

Warga pun diminta waspada dan mengetahui cara evakuasi (mitigasi) jika terjadi gempa bumi berskala besar.

Penelitian ini sudah disampiakan kepada masyarakat jauh sebelum terjadinya gempa bumi yang terjadi pada Selasa (10/3/2020), dengan magnitudo 5.

Meski besaran guncangan tidak sebesar potensi gempa yang dipaparkan peneliti ITB, Renza Furqon, efek kerusakannya cukup besar.

Pada hari ke-3 pascabencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 jumlah rumah rusak di Sukabumi, Jawa Barat masih terus bertambah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi masih akan melakukan verifikasi dan validasi semua laporan kerusakan bangunan rumah yang diterima.

Sukabumi Diguncang Gempa Bumi, 465 Rumah Rusak, Ribuan Orang Terdampak, BPBD Terus Verifikasi Data

"Data yang masuk sekarang itu laporan dari kepala desa dan belum tetap, bisa berubah," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logiatik, BPBD Kabupaten Sukabumi, Maman Suherman kepada Kompas.com melalui whatsapp, Kamis (12/3/2020).

"Kami masih akan memverifikasi semua data yang sudah diterima. Data yang sudah ada ini sifatnya sementara dan sepertinya belum semua melaporkan," sambung dia.

Data sementara BPBD Kabupaten Sukabumi yang diterima Kompas.com Kamis (12/3/2020) menyebutkan rumah rusak berjumlah 465 unit meliputi rusak berat 60 unit, rusak sedang 150 unit dan rusak ringan sebanyak 255 unit.

Halaman
1234
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved