Breaking News:

3 Gedung SD di Sukabumi Rusak Berat Akibat Gempa Bumi, Ratusan Murid Libur Sementara

Berdasarkan data yang diperoleh dari BPBD Kabupaten Sukabumi, tiga gedung SD yang rusak berat itu berada di Kecamatan Kalapanunggal dan Kabandungan

Tribun Jabar/Fauzi Noviandi
Gedung sekolah yang rusak akibat gempa bumi magnitudo 5,0 di Kabupaten Sukabumi pada Selasa (10/3/2020). Foto diambil pada Kamis (12/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Fauzi Noviandi

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI- Gempa bumi yang mengguncang wilayah Sukabumi pada Selasa (10/3/2020) mengakibatkan tiga gedung Sekolah Dasar (SD) rusak berat.

Seperti diketahui, gempa bumi magnitudo 5,0 tersebut berdampak di enam kecamatan di Kabupaten Sukabumi.

Berdasarkan data yang diperoleh dari BPBD Kabupaten Sukabumi, tiga gedung SD yang rusak berat itu berada di Kecamatan Kalapanunggal dan Kecamatan Kabandungan.

"Di Kecamatan Kalapanunggal, Desa Pulosari, Kampung Ciseupan, satu sekolah yaitu SDN Ciseupan mengalami rusak berat. Sedangkan di Kecamatan Kabandungan terdapat dua sekolah yang terdampak," ujar Kasi Kedaruratan Bencana BPBD, Kabupaten Sukabumi Eka Widiaman, Kamis (12/3/2020).

Dua gedung SD yang rusak di Kecamatan Kabandungan adalah SDN Kaladi 2 di Kampung Cisasah, Desa Tugubandung, dan SDN Jaya Negara terletak di Kampung Pondokbereum, Desa Kabandungan.

Gedung sekolah yang rusak akibat gempa bumi magnitudo 5,0 di Kabupaten Sukabumi pada Selasa (10/3/2020). Foto diambil pada Kamis (12/3/2020).
Gedung sekolah yang rusak akibat gempa bumi magnitudo 5,0 di Kabupaten Sukabumi pada Selasa (10/3/2020). Foto diambil pada Kamis (12/3/2020). (Tribun Jabar/Fauzi Noviandi)

Warga Perumahan Bukit Cianjur Residence Resah, Tiba-tiba Terima Surat Harus Mengosongkan Rumah

Kisah Kakek Petugas Pos di Sukabumi, Tiap Hari Jalan Kaki Puluhan Km, Hanya Digaji Rp 150 Ribu

Puing reruntuhan dari ketiga gedung SD yang rusak akibat diguncang gempa bumi sudsh disingkirkan dan sejumlah barang telah dievakuasi ke tempat lebih aman.

Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, mengatakan segera meminta bantuan petugas TNI/Polri untuk mendirikan bantuan tenda untuk sekolah yang terkena dampak gempa hingga mengalami rusak berat.

"Bagaimanapun para siswa yang sekolahnya mengalami kerusakan, untuk segera kembali bersekolah," katanya kepada wartawan saat meninjau sekolah yang rusak akibat gempa.

Ratusan murid di tiga sekolah yang mengalami kerusakan, hingga sekarang, masih diliburkan sementara.

Marwan berharap, para siswa tersebut agar bisa kembali bersekolah, setidaknya para guru bisa memulihkan rasa cemas setelah peristiwa bencana gempa bumi

Penulis: Fauzi Noviandi
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved