Terkait Virus Corona, Disnaker KUKM Imbau TKA Tunda Perjalanan ke Luar Negeri

Disnaker KUKM Kabupaten Majalengka mengimbau para tenaga kerja asing (TKA) untuk menunda perjalanan ke luar negeri.

Terkait Virus Corona, Disnaker KUKM Imbau TKA Tunda Perjalanan ke Luar Negeri
Tribun Cirebon/Eki Yulianto
Kepala Disnaker KUKM Kabupaten Majalengka, Sadili 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA- Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah ( Disnaker KUKM ) Kabupaten Majalengka mengimbau para tenaga kerja asing (TKA) untuk menunda perjalanan ke luar negeri.

Sebab, Jawa Barat kini telah siaga 1 terkait pencegahan dan oenanganan penyebaran virus corona ( Covid-19 ).

Oleh karena itu, Disnaker KUKM telah menyebarkan surat edaran yang ditujukan kepada pimpinan lembaga, instansi, organisasi dan perusahaan swasta yang ada di Majalengka untuk menahan sementara para TKA.

Kepala Disnaker KUKM Majalengka, Sadili menegaskan dalam upaya peningkatan kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19, pihaknya mengimbau kepada seluruh lembaga yang mempekerjakan TKA, agar melakukan pemeriksaan dan memonitoring kondisi kesehatan TKA yang kembali ke kota angin dari negara yang terpapar virus corona.

Hal itu, ucapnya, baik pada saat di bandara maupun ketika berada di lingkungan perusahaan.

"Ini juga sebagai tindak lanjut penetapan siaga I oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil terkait penyebaran Novel Coronavirus (Covid-19) di wilayah Provinsi Jawa Barat," ujar Sadili, Rabu (11/3/2020).

Hadapi Corona, RS Hasan Sadikin Perketat Pengamanan, Bagi dalam Zona dan 4 Ring Perawatan

Cegah Virus Corona, TransNusa Disinfeksi Pesawat

"Bagi TKA yang kembali ke Kabupaten Majalengka agar dilakukan tindakan karantina selama kurun waktu 14 hari terhitung pada saat kedatangan di Wilayah Kabupaten Majalengka," ucapnya.

Saat ini, lanjut Sadili, pihaknya juga tengah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Majalengka guna melakukan pengecekan kesehatan kepada seluruh pekerja asing.

Tentunya, di lingkungan perusahaan secara intensif dan berkelanjutan.

"Pengecekan kesehatan juga dilakukan oleh tim kesehatan di perusahaan maupun di klinik kesehatan yang ditunjuk oleh perusahaan," jelas dia.

Di samping itu, Sadili menambahkan pihaknya jug telah menyusun Standard Operating Procedur (SOP) tanggap darurat kasus corona virus dan mensosialisasikan kepada seluruh pekerja sebagai upaya antisipasi penyebaran Covid-19.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved