Selain Gula Pasir, Kepala DPKUKM Kota Cirebon Catat Harga Gas Melon Alami Kenaikan

arga gula pasir di pasaran Kota Cirebon melonjak hingga mencapai Rp 16 ribu - Rp 17 ribu perkilogram.

Selain Gula Pasir, Kepala DPKUKM Kota Cirebon Catat Harga Gas Melon Alami Kenaikan
Istimewa
Ilustrasi: Petugas saat merapihkan gas melon di salah satu agen di wilayah Cirebon, Kamis (23/5/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Harga gula pasir di pasaran Kota Cirebon melonjak hingga mencapai Rp 16 ribu - Rp 17 ribu perkilogram.

Padahal, harga eceran tertinggi (HET) gula pasir ialah Rp 12.500 per kilogramnya.

Rupanya bukan hanya gula pasir, tetapi harga gas melon atau elpiji tiga kilogram juga mengalami kenaikan.

Harga Gula Pasir di Kota Cirebon Diakui Kepala DPKUKM Alami Kenaikan hingga Jadi Rp 17 Ribu/Kg

Kepala DPKUKM Kota Cirebon, Maharani Dewi.
Kepala DPKUKM Kota Cirebon, Maharani Dewi. (TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi)

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (DPKUKM) Kota Cirebon, Maharani Dewi, mengatakan, dari pemantauan jajarannya harga gas melon mencapai Rp 23 ribu pertabung.

"Tapi itu harga gas melon di tingkat eceran, sedangkan untuk tingkat pangkalan harganya tetap sesuai HET," kata Maharani Dewi saat ditemui di DPKUKM Kota Cirebon, Jalan KS Tubun, Kota Cirebon, Rabu (11/3/2020).

Menurut dia, HET untuk gas melon di tingkat pangkalan adalah Rp 16 ribu pertabungnya.

Ia juga memastikan pasokan gas melon di Kota Udang masih normal seperti biasanya.

Gas elpiji 3 kilogram
Gas elpiji 3 kilogram (ISTIMEWA)

Adapun hal yang membuat harganya naik dikarenakan saat ini permintaan masyarakat yang meningkat.

Maharani mengatakan, musim hujan membuat sejumlah pedagang mengalami peningkatan penjualan.

Karenanya, kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya pemakaian gas melon.

"Dari pasokan dipastikan masih normal, tapi memang ada peningkatan permintaan dari masyarakat," ujar Maharani Dewi.

Ia mengatakan, untuk penambahan kuota pasokan gas melon biasanya hanya berlaku saat hari besar, misalnya, Lebaran, Natal, tahun baru, dan lainnya.

Saat ini, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Hiswana Migas untuk mengupayakan penambahan pasokan gas melon di Kota Cirebon.

"Sudah disampaikan ke Pertamina melalui Hiswana Migas, mudah-mudahan segera ada solusinya," kata Maharani Dewi.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved