Breaking News:

Gempa Bumi Guncang Sukabumi

Sukabumi Diguncang Gempa Bumi 2 Kali, Sejumlah Rumah Rusak, Terbanyak di Parakansalak

Dilaporkan sebelumnya, gempa dengan magnitudo 4,9 mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat, Senin (10/3/2020) pukul 17.18 WIB.

Twitter/BMKG
Rumah rusak akibat guncangan gempa di Sukabumi, Selasa (10/3/2020). 

TRIBUNJABAR.ID- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi melaporkan lima rumah rusak akibat gempa magnitudo 5 di Sukabumi, Senin (10/3/2020) pukul 17.18 WIB.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo, mengatakan lima rumah rusak akibat gempat itu tersebat di empat kecamatan di Kabupaten Sukabumi.

Rinciannya, 1 unit rumah rusak di Kecamatan Kalapanunggal, 2 unit rumah rusak di Kecamatan Parakansalak, 1 unit rumah rusak di Kecamatan Kabandungan, dan 1 unit rumah rusak di Kecamatan Cidahu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan jatuhnya korban jiwa akibat gempa bumi di Sukabumi itu.

"Tim BPBD bersama petugas gabungan lainnya melakukan kaji cepat untuk mendapatkan data lengkap terkait gempa bumi tersebut," kata Agus Wibowo melalui rilis yang diterima Tribun Jabar, Selasa malam.

Dilaporkan sebelumnya, gempa dengan magnitudo 4,9 mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat, Senin (10/3/2020) pukul 17.18 WIB.

UPDATE Gempa Bumi di Sukabumi, Ini Daerah-daerah yang Rasakan Guncangan Gempa Sore Tadi

BREAKING NEWS, Baru Saja Terjadi, Gempa Bumi Guncang Sukabumi

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat gempa berada pada koordinat 6.81 LS dan 106.66 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 23 kilometer arah Timur Laut Kota Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 10 kilometer.

Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar (Strike-Slip Fault).

Guncangan gempa bumi ini IV - V MMI (getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun) dirasakan di daerah Cikidang, Ciambar, Cidahu, Kalapa Nunggal).

Guncangan III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu) terasa di Bayah dan Panggarangan.

Getaran gempa II - III MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang) terasa di Citeko, Sukabumi.

Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya satu aktivitas gempa pendahuluan (foreshock) dengan magnitudo 3,2 sekitar sembilan menit sebelum gempa susulan atau sekitar pukul 17.09 WIB.

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved