Breaking News:

Pria di Jakarta Utara Perkosa Anak Penyandang Difabel, Beri Video Porno dan Iming-iming Uang

Terhadap tersangka, polisi mengenakan Pasal 81 UU RI no 35 tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

shutterstock
Illustrasi korban pemerkosaan 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Seorang pria di Cilincing, Jakarta Utara, Iwan (47), tega memperkosa seorang gadis penyandang difabel berusia 13 tahun.

Dilansir dari Kompas.com, untuk melancarkan aksinya, Iwan memancing korban dengan menunjukkan video porno dari ponselnya serta mengiming-iming uang sebesar Rp 200 ribu.

Kapolsek Cilincing Kompol Imam Tulus Budianto mengatakan, pertama-tama korban dibawa ke sebuah rumah kosong.

"Tersangka memperlihatkan handphone-nya dan menunjukkan video porno. Sehingga film porno itu diperlihatkan ke korban," kata Imam saat dikonfirmasi, Senin (9/3/2020).

Alasan Mau Cas Ponsel, Pemuda Lajang Berusaha Perkosa Guru di Sumba Timur

"Dijanjikan uang Rp 200.000. Namun hanya diberikan Rp 20.000," kata Imam Tulus Budianto.

Setelah mempertontonkan video tersebut, korban kemudian disetubuhi oleh Iwan.

Modus ini dilakukan tersangka hingga berulang kali terhadap korban sejak Januari 2020 hingga akhirnya orang tua korban mengetahui peristiwa tersebut.

Orang tua korban lantas melaporkan perbuatan Iwan yang merupakan tetangganya ke Polsek Cilincing.

Mengetahui dirinya dilaporkan ke polisi, Iwan lantas melarikan diri ke Kawasan Cakung, Jakarta Timur. Polisi akhirnya mengetahui keberadaan Iwan pada Selasa (3/3/2020) lalu.

Polisi terpaksa menembak Iwan karena dia berusaha kabur.

"Kita lakukan juga untuk penyergapan kepada tersangka namun dia melarikan diri, maka kita berikan tindakan tegas terukur," ucap Imam.

Mengaku Sakit Jantung, Pendeta di Surabaya yang Diduga Cabuli Jemaat Ajukan Penangguhan Penahanan

Ia lantas diseret dan diinterogasi di Mapolsek Cilincing.

Setelah diinterogasi, diketahui bahwa Iwan sudah beristri dan tidak memiliki pekerjaan tetap.

Terhadap tersangka, polisi mengenakan Pasal 81 UU RI no 35 tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

"(Korban) sementara kita bawa ke psikiater juga dilakukan pembinaan," ucap Imam. (Kompas.com/Jimmy Ramadhan Azhari)

Lawan Pemerkosa, Wanita Ini Potong Alat Vital Pelaku Gunakan Pisau

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved