3.700 Ekor Ayam Pedaging Ludes Gosong Jadi Abu di Ciamis, Kandang Ukuran 110 Meter Persegi Kebakaran

Kandang ayam milik Yudi Garlan alias Aceng (54) di Kabupaten Ciamis ludes terbakar, Selasa (10/3/2020) sekitar pukul 03.30 dinihari.

3.700 Ekor Ayam Pedaging Ludes Gosong Jadi Abu di Ciamis, Kandang Ukuran 110 Meter Persegi Kebakaran
Pixabay
Ilustrasi kebakaran kandang ayam 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Kandang ayam milik Yudi Garlan alias Aceng (54) di Dusun Pende RT 17 RW 05,  Desa Pamalayan, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis ludes terbakar, Selasa (10/3/2020) sekitar pukul 03.30 dinihari.

Sebanyak 3.700 ekor ayam pedaging usia dua minggu (setengah siklus) yang ada di dalam kandang berukuran  22 x 5 meter tersebut gosong jadi abu. Sebanyak 200 tempat pakan ayam juga ikut hangus. Korban mengalami kerugian sekitar Rp 200 juta.

Terbakarnya kandang ayam yang berlokasi cukup jauh dari pemukiman warga di jalur jalan menuju bumi perkemahan Majaprana tersebut pertama kali diketahui oleh Iyas, tokoh warga setempat yang juga saudara  korban.

Perhimpunan Peternak Unggas Keluhkan Harga Pakan Ayam Mahal, Begini Katanya

Setelah diberitahu Iyas, korban yang datang ke lokasi Selasa (10/3) dinihari tersebut melihat kobaran api sudah sangat besar melalap kandang ayam yang dibangun tahun 1992 itu.

Akhirnya kobaran api yang diduga berasal dari hubungan arus pendek (korsleting) listrik tersebut meludeskan seluruh bangunan kandang termasuk isinya, ribuan ekor ayam.  Sekitar 3.700 ekor ayam ras pedaging terbakar hidup-hidup.      

“Tidak ada yang tersisa, semuanya ludes terbakar. Tidak hanya kandang, sebanyak 3.700 ekor ayam  yang ada di dalamnya juga hangus terbakar,” ujar Iyas, saudara korban yang juga anggota BPD Desa Pamalayan kepada Tribunjabar.id, Selasa (10/3).

Bangunan kandang yang terbuat dari bambu dan kayu tersebut mudah dilalap si jago merah.

10 Warga Kawali Ciamis Keracunan Supa, 5 Orang Sudah Sembuh

Hingga Selasa (10/3) pagi asap masih mengepul dari puing-puing kandang yang terbakar rata dengan tanah tersebut.

Ciamis merupakan Sentara perunggasan rakyat di Jabar dan sentra produksi utama ayam ras pedaging di Jabar.

Setiap minggu Ciamis menghasilkan sekitar 2 juta ekor ayam ras pedaging, sebanyak 75% diantaranya di pasok ke pasar di kawasan Jabodetabek dan Bandung.

Di Ciamis terdapat sekitar 8.000 unit kandang ayam ras pedaging, yang sebagian besar menggunakan kandang ayam tradisional berbahan kayu dan bambu dengan kapasitas 1.000 ekor sampai 7.000 ekor DOC (day old chick) tiap kandang.

Tiga tahun terakhir Ciamis mulai melakukan modernisasi kandang dengan bermunculannya kandang yang canggih berupa close house (kandang tertutup) dengan kapasitas mencapai 40.000 sampai 50.000 ekor DOC tiap siklus . (andri m dani)

Penulis: Andri M Dani
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved