Siswi SMP Bunuh Balita

Siswi SMP yang Bunuh Bocah 6 Tahun di Jakarta Mengaku Tak Suka pada Orangtuanya, Mengapa?

Lebih lanjut, Heru mengungkap hubungan pelaku dengan kedua orangtua kandung yang sudah bercerai.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Susatyo Purnomo memperlihatkan buku catatan milik remaja 15 tahun yang bunuh bocah 6 tahun di Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (6/3/2020). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto mengungkap latar belakang keluarga remaja pembunuh bocah enam tahun di Sawah Besar, Jakarta Pusat (Jakpus).

Heru Novianto menyebut pelaku, NF, selama ini merasa tak suka pada kedua orangtua kandungnya.

Hal tersebut disebabkan arena kedua orangtua pelaku sudah bercerai sejak lama.

Karena itu lah selama ini pelaku tinggal bersama sang ibu tiri.

Kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto dalam tayangan YouTube metrotvnews, Minggu (8/3/2020).
Kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto dalam tayangan YouTube metrotvnews, Minggu (8/3/2020). (YouTube metrotvnews)

Melalui tayangan YouTube metrotvnews, Minggu (8/3/2020), Heru mengungkap hasil interogasinya dengan pelaku.

"Kalau yang saya tanyakan langsung 'Adakah yang kamu benci di rumah sekarang ini? Antara orangtua, bapaknya atau ibu tiri?'," ucap Heru menirukan pertanyaannya kepada NF.

"Dia (pelaku) bilang tidak ada, 'Kepada adiknya apakah benci? (Pelaku jawab) tidak juga'," sambungnya.

Lebih lanjut, Heru mengungkap hubungan pelaku dengan kedua orangtua kandung yang sudah bercerai.

Menurut Heru, selama ini pelaku merasa tak suka kepada orangtua kandungnya.

"Memang dia (pelaku) agak sedikit tidak suka kepada orangtua kandungnya," ucap Heru.

"Karena pelaku merasa 'Saya ditinggal orangtua kandung'."

Terkait hal itu, Heru menjelaskan kedua orangtua pelaku sudah bercerai sejak lama.

Halaman
1234
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved