Korban Tenggelam di Sungai Cimanuk Majalengka Belum Ditemukan, Keluarga Khawatir

Hingga sore, korban bernama Tarsidi (27) belum ditemukan setelah dinyatakan hanyut tenggelam di Sungai Cimanuk, Majalengka.

Korban Tenggelam di Sungai Cimanuk Majalengka Belum Ditemukan, Keluarga Khawatir
Tribun Jabar/Eki Yulianto
Suasana rumah korban Tarsidi (27) yang hanyut di Sungai Cimanuk Majalengka, Senin (9/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA- Keluarga korban tenggelam yang berada di Blok Pande, Desa Sumber Kulon, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka masih diselimuti kekhawatiran.

Pasalnya, hingga sore ini, korban bernama Tarsidi (27) belum ditemukan setelah dinyatakan hanyut tenggelam di Sungai Cimanuk, Majalengka.

Pantauan Tribuncirebon.com di rumah korban, tampak rumah yang berada di ujung sebuah gang itu telah ramai didatangi warga.

Ada seblok tenda berwana hijau pekat telah dipasang persis di depan rumah dengan enam besi sebagai penyangga.

Puluhan kursi terbuat dari plastik juga ikut tersedia di sekitar halaman rumah korban.

Tampak, orang tua korban, Uci (60) dan sang istri korban, Kaeni (27) mencoba menyambut dan bertutur sapa warga meski diselimuti kesedihan.

Tim SAR Gabungan mencari korban tenggelam di Sungai Cimanuk Majalengka, Senin (9/3/2020).
Tim SAR Gabungan mencari korban tenggelam di Sungai Cimanuk Majalengka, Senin (9/3/2020). (Istimewa)

Menang di Kandang Arema, Robert Sebut Persib Kirim Sinyal ke Tim Lain, Musim Ini Maung Bandung Galak

Operator Jasa Penyeberangan Hanyut di Sungai Cimanuk Majalengka, Begini Kronologisnya

Saat ditemui, Kaeni mengatakan dirinya saat mendapatkan informasi tenggelamnya sang suami sedang berada di rumah orang tuanya di daerah Gintung di Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon.

Ia dihubungi dengan kerabat korban bahwa sang suami mengalami kecelakaan saat bekerja di Sungai Cimanuk.

"Ya saya kaget, saat ditelepon oleh temannya suami bahwa suami saya tenggelam, langsung saya kaget dan segera menuju lokasi kejadian," ujar Kaeni kepada Tribuncirebon.com, Senin (9/3/2020).

Dirinya yang sambil menggendong anaknya yang masih berusia 1 tahun berharap, Pemerintah Desa, tim SAR Gabungan maupun warga sekitar dapat menemukan suaminya.

Meski kemungkinan hidup terasa kecil, ia berharap diri seorang pria yang telah menikahinya 5 tahun lalu itu masih dalam keadaan hidup.

"Ya mau dalam keadaan hidup maupun meninggal, semoga para relawan yang mencari suami saya dapat menemukan badan suami saya, semoga saja," ucapnya.

Sementara, hingga kini, tim SAR gabungan, seperti Pos SAR Cirebon, Polsek Jatitujuh, pihak Kecamatan Jatitujuh dan warga setempat masih melakukan pencarian.

Tim SAR gabungan dibekali peralatan 1 unit Rescue Car, 1 set Palsar air, 1 set peralatan alkom dan 1 set dan 1 set peralatan medis.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved