Breaking News:

Hati-hati Gunakan Pinjaman Online! Satgas Minta Masyarakat Bijak, Jelaskan Hal ini yang akan Terjadi

Masyarakat berhati-hati memanfaatkan mudahnya penawaran meminjam uang dari perusahaan pinjaman online, Satgas Waspada Investasi jelaskan hal ini

Infografis Fintech Ilegal Diblokir OJK 

TRIBUNJABAR.ID - Masyarakat disarankan berhati-hati memanfaatkan mudahnya penawaran meminjam uang dari perusahaan pinjaman online.

Hal ini mengingat tanggungjawab dalam pengembalian dana yang dipinjam.

Demikian disampaikan Satgas Waspada Investasi, Tongam Lumban Tobing.

“Banyak kegiatan fintech peer to peer lending ilegal pada website, aplikasi atau penawaran melalui sms yang beredar.

Masyarakat selalu kami minta waspada agar memanfaatkan daftar fintech peer to peer lending yang terdaftar di OJK,” kata Tongam dalam keterangan tertulis.

Menurutnya, meminjam uang di mana pun harus bertanggungjawab untuk membayarnya.

LOWONGAN KERJA Otomotif Terbaru 2020, PT Honda Prospect Motor Rekrut Karyawan Baru, Daftar Di Sini

Bahayanya jika meminjam di pinjaman online ilegal masyarakat bisa jadi korban ancaman dan intimidasi jika menunggak pinjaman.

Pada tahun 2019, Satgas Waspada Investasi menghentikan kegiatan 1.494 pinjaman online ilegal.

Total yang telah ditangani Satgas Waspada Investasi sejak tahun 2018 sampai dengan Januari 2020 sebanyak 2018 entitas.

Terpisah, praktisi financial technology, Alison Jap Pemain memperkirakan industri fintech peer-to-peer lending alias pinjaman online diprediksi semakin terseleksi.

Halaman
1234
Editor: Hilda Rubiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved