Cegah Penyebaran Virus Corona, Italia Lock Down Sejumlah Wilayah, WNI Negatif Covid-19

Pemerintah Italia melakukan lock down di sejumlah wilayah untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

ANDREA MEROLA
Turis yang mengenakan masker melindungi dari paparan virus corona mengunjungi Piazza San Marco, di Venesia, Italia, 24 Februari 2020. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Pemerintah Italia melakukan lock down di sejumlah wilayah untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.

Kedutaan Besar RI (KBRI) di Roma, Italia, tetap menjalin komunikasi dengan WNI yang berada di Italia.

Dikutip dari siaran pers Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Senin (9/3/32020), ada 1.239 WNI yang menetap di sejumlah wilayah yang di-lock down per hari Minggu (8/3/2020).

Wilayah tersebut yaitu, Lombardia, wilayah Veneto (Provinsi Venezia, Padova, Treviso), wilayah Emillia Romagna (Provinsi Modena, Parma, Piacenza, Reggio Emilia, Rimini), wilayah Piemonte (Provinsi Alessandria, Asti, Novara, Verbano, Vercelli), dan wilayah Marche (Provinsi Pesaro-Urbino).

Kronologi 6 Warga Indonesia Terinfeks Virus Corona, Satu dari Kapal Diamond Princess

"Hingga saat ini belum ada WNI yang terinfeksi Covid-19 di wilayah lock down," tulis Kemenlu dalam siaran pers tersebut.

KBRI Roma telah dan terus berkoordinasi dengan otoritas setempat, serta menjalin komunikasi dan koordinasi dengan para WNI di wilayah tersebut termasuk melalui berbagai koordinator wilayah masyarakat Indonesia.

Secara umum para WNI tetap tenang dan memutuskan tinggal di rumah sesuai ketentuan otoritas setempat.

"Suplai bahan pangan sehari-hari masih terjamin. KBRI Roma juga telah menyusun panduan langkah kontijensi dan menetapkan nomor hotline Covid-19 serta menyampaikan himbauan langkah-langkah pencegahan," tambah Kemenlu.

Masyarakat Indonesia di Italia Utara dihimbau agar tetap tenang, mengambil langkah-langkah pencegahan serta mengikuti aturan yang ditetapkan otoritas kesehatan setempat dan terus memantau informasi yang disampaikan KBRI Roma.

Diketahui, pemerintah Italia mengkarantina sekitar 10 juta warganya untuk mencegah penyebaran virus corona.

Halaman
12
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved