Jalan Raya Garut-Bungbulang Putus, Ada Longsor Sepanjang 50 Meter di Desa Pakenjeng

Menurut Saep, hujan menimpa wilayah Pamulihan sejak Kamis siang hingga Jumat dini hari. Intensitas hujan yang tinggi, membuat tanah menjadi labil.

Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Longsor menutup Jalan Garut-Bungbulang di Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan, Jumat (6/3/2020) sekitar pukul 05.30. 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Jalan utama Garut-Bungbulang tertutup longsor setinggi tiga meter.

Longsor berasal dari tebing puluhan meter di Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan.

Kapolsek Pamulihan, Iptu Saep Balya, mengatakan, longsor terjadi sekitar pukul 05.30, Jumat kemarin.

Hujan deras selama dua hari, menyebabkan longsor menutup jalan.

"Longsoran dari tebing di sisi kanan jalan. Tanah dari tebing setinggi puluhan meter ambrol dan menutup jalan," ucap Saep, Jumat (6/3).

Menurut Saep, hujan menimpa wilayah Pamulihan sejak Kamis siang hingga Jumat dini hari. Intensitas hujan yang tinggi, membuat tanah menjadi labil.

"Tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini. Longsor tidak sekaligus terjadi tetapi perlahan," katanya.

Lebar longsor yang menutup jalan sekitar 50 meter dengan tinggi tiga meter. Akibatnya, kendaraan tidak bisa melintas jalan tersebut.

"Jalan tidak bisa dilalui sementara. Kami arahkan ke jalur lain sambil menunggu jalur dibersihkan," ujarnya.

Alat berat sedang diturunkan untuk segera membersihkan material tanah dan batu yang menutup jalan. Pihaknya telah mengarahkan kendaraan memakai jalan alternatif.

"Dari Desa Pakenjeng maupun Desa Pananjung bisa mempergunakan jalan provinsi yang menuju ke Garut maupun ke Arah Bungbulang. Serta Alternatif dari Desa Garumukti dan Desa Linggar Jati bisa menggunakan jalan kabupaten ke arah Bungbulang," ucapnya.

Aceng (42), warga Kecamatan Bungbulang menyebut akibat longsor ia harus memutar jalan saat akan menuju Cikajang. Jarak tempuhnya pun lebih lama karena menggunakan jalur alternatif.

"Lebih lama 1,5 jam karena jalan ketutup longsor. Saya juga baru tahu tadi pas sampai di Sasaksaeur (sekitar lokasi longsor)," katanya.

Ia menyebut, di Jalan Garut-Bungbulang memang kerap terjadi longsor. Namun, longsor kali ini cukup besar hingga sepeda motor tak bisa melintas.

"Biasanya motor masih bisa lewat. Ini sudah enggak bisa sama sekali. Harus lewat jalan lain karena longsornya panjang," ucapnya. (firman wijaksana)

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved