Setahun Tak Mendapat SK dari Bupati, Cece Akhirnya Menempuh Jalur Hukum

Cece Saepulah SPd yang terpilih sebagai ketua Karang Taruna Cianjur pada 2019 di Gedung Korpri Sukanagara

Setahun Tak Mendapat SK dari Bupati, Cece Akhirnya Menempuh Jalur Hukum
tribunjabar/ferri amiril mukminin
Cece Saepulah (kiri) memberikan keterangan pers di kantor H OK Joesli Jalan KH Abdulah Bin Nuh, Kamis (5/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Cece Saepulah SPd yang terpilih sebagai ketua Karang Taruna Cianjur pada 2019 di Gedung Korpri Sukanagara dalam Temu Karya Luar Biasa, akhirnya menempuh jalur hukum karena sudah setahun sejak terpilih ia belum juga mendapat surat keputusan dari bupati.

Cece mengaku selama setahun sudah menempuh berbagai macam cara mulai dari pribadi sampai dengan rekonsiliasi karena di tengah perjalanan muncul pembentukan karang taruna.

Cece memilih kantor hukum H OK Joesli SH MH dan mendaftarkan gugatan ke meja hijau dengan nomor perkara Reg No 5/Pdt. G/2020/PN. Cjr.

Cece mengaku organisasi terganggu terutama yang berada di kecamatan dengan adanya karang taruna baru padahal ia sudah terpilih dan ada rekomendasi dari provinsi maupun dari pusat.

"Akhirnya saya menempuh meja hijau untuk menuntut hak saya, saya sudah berusaha baik secara pribadi maupun rekonsiliasi namun tetap tak ada hasil, terpilih 2019 sekarang sudah 2020, hampir setahun," ujar Cece di kantor H OK Joesli, Jalan KH Abdulah Bin Nuh, Kamis (5/3/2020).

AD dan We Dapat Tuntutan Lebih Ringan daripada VA dalam Kasus Video Vina Garut

H Ok Joesli selaku pengacara Cece mengatakan, gugatan yang dilayangkan menuntut Plt Bupati Cianjur agar menerbitkan surat keputusan kepada ketua karang taruna terpilih secara demokrasi.

"Kami telah bertindak secara persuasif dengan mengadakan rapat bersama Dinsos Cianjur, Kabag Hukum Pemda Cianjur, bahkan dengan Plt Bupati Cianjur, akan tetapi belum ada kepastian hukum dari pihak terkait," ujar pengacara yang akrab disapa Pa Oka ini.

Oka mengatakan, akhirnya pihaknya memutuskan untuk menggugat tiga pihak Plt Bupati Cianjur, Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna, dan Ketua Karang Taruna tandjngan.

Oka berharap karang taruna tak dijadikan alasan politik untuk menentukan arah politik penguasa akan tetapi karang taruna harus dijadikan wadah organisasi pemuda yang bergerak pada kegiatan sosial, keagamaan, dan kesejahteraan lainnya untuk mewujudkan sinergitas terhadap pemerintah Kabupaten Cianjur.

Begini Cara Mudah Mengaktifkan Fitur Dark Mode di WhatsApp atau WA, Sudah Tersedia Secara Bertahap

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved