Polda Jabar Sambangi Mal di Bandung, Cek Ketersediaan Masker dan Alat Pencuci Tangan

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono menerangkan Polda Jabar sudah mengecek sejumlah toko

Tribun Jabar/Mega Nugraha
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono menerangkan Polda Jabar sudah mengecek sejumlah toko di Kota Bandung yang menjual masker, menindaklanjuti kelangkaan masker bersamaan dengan mewabahnya virus corona.

"Ditreskrimsus Polda Jabar dan Dinkes Pemprov Jabar sudah mengecek sejumloh pusat perbelanjaan mengecek ketersediaan masker dan hand sanitizer," ujar Erlangga via ponselnya, Kamis (5/3/2020).

Ia mengatakan, sejumlah tempat yang diperiksa yakni di Yogya Riau Junction, Transmart Carefour, Borma, Lotte Grosir hingga Carefour di Jalan Ibrahim Adjie di Kota Bandung.

"Dilaksanakan oleh Subdit I Ditreskrimsus. Kami langsung turun cek ke pasar-pasar," ucap dia.

Dalam pengecekan tersebut, diakui polisi saat ini stok masker dan pembersih tangan tanpa bilas alias hand sanitizer kosong.

Diminta Komentar Soal Virus Corona, Pelatih Liverpool Juergen Klopp Tidak Senang

"Di Transmart Cipadung‎ stok masker menipis karena ada meningkatnya pembelian tapi masih wajar. Disana belum menjual lagi masker karena stok dari suplayer belum tersedia," kata Erlangga.

Hal yang sama juga terjadi untuk pembersih tangan tanpa bilas yang pembeliannya meningkat. Dua barang itu di sejumlah mall itu menipis karena meningkatnya pembelian.

"Sejauh ini pembelian masker dan hand sanitizer di pusat perbelanjaan di Bandung meningkat tapi masih wajar. Belum ada yang memborong sekaligus," ucap dia.

Meski begitu, polisi memastikan terus memantau situasi kondisi saat ini bersamaan dengan wabah virus corona yang sudah menjangkit dua warga Kota Depok.

Dari 93.090 Pasien Virus Corona di Dunia, Sebanyak 51,443 Pasien Dinyatakan Sembuh

"Polda Jabar dan jajaran akan melakukan penegakkan hukum yang tegas bagi para pelaku penimbunan masker dan hand sanitizer serta menyebarkan berita bohong atau hoaks tentang issue Virus Corona yanh dapat meresahkan masyarakat," ujar Erlangga.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved