Medis Pou Yuen di Cianjur Sempat Isolasi 3 TKA, Hasil Pemeriksaan Mereka Dinyatakan Sehat

Menurutnya, tiga orang yang baru masuk ke Cianjur dan baru datang di Pou Yuen, oleh pihak medis Pou Yuen diisolasi dulu sebelum dipekerjakan.

Medis Pou Yuen di Cianjur Sempat Isolasi 3 TKA, Hasil Pemeriksaan Mereka Dinyatakan Sehat
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Sosialisasi cara memakai masker yang benar ke pabrik-pabrik oleh Dinas Kesehatan dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Cianjur, Kamis (5/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR- Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Cianjur bersama Dinas Kesehatan Cianjur sudah mendatangi pabrik yang mempekerjakan tenaga kerja asing ( TKA ) terutama pekerja dari wilayah Cina.

Sejauh ini, proses scan dan isolasi sebelum masuk Cianjur sudah dilakukan terhadap tiga orang yang baru masuk.

Hasil pemeriksaan selama isoloasi, tiga TKA itu dinyatakan negatif virus corona.

"Data bulan Januari 2020, jumlah total penempatan tenaga kerja asing di Cianjur yang masih berlaku kontrak kerja ada 160. Itu dari berbagai negara semisal Thailand, Jepang, Cina, dan India," kata Kabid Penempatan Kerja dan TKI Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Cianjur, Ricky Ardhi, ditemui di kantornya di Jalan Pangeran Hidayatulah, Kamis (5/3/2020).

Ricky mengatakan, khusus untuk pekerja yang berasal dari Cina, saat ini berjumlah 83 orang dan kebanyakan bekerja di pabrik di Pou Yuen.

Gara-gara Virus Corona, Pertandingan Timnas Indonesia Diundur, PSSI Hormati Keputusan AFC

Terkait Corona, Gelaran Seri Kedua Proliga 2020 Bandung, Panitia Pasang Detektor dan Antiseptik

"Pada tanggal tiga minggu kemarin kami ke sana dengan Dinas Kesehatan, melakukan sosialisasi sekaligus memberikan pemahaman yang benar tentang cara memakai masker," kata Ricky.

Menurutnya, tiga orang yang baru masuk ke Cianjur dan baru datang di Pou Yuen, oleh pihak medis Pou Yuen diisolasi dulu sebelum dipekerjakan.

"Tiga orang pekerja tersebut hasil observasinya negatif ( virus corona ) dan sehat," ujar Ricky.

Ricky mengatakan, pihaknya sudah membuat surat untuk semua perusahaan yang mempekerjakan TKA agar segera melapor ke Dinas Tenaga Kerja.

"Kemarin ada yang datang langsung pemilik Mega Top dari Cidaun, lalu kami arahkan agar memberikan data kesehatan, dari pendampingnya semua tahapan scan di pusat telah dilalui dan hasilnya sehat," kata Ricky.

Ricky berharap ada kerja sama yang baik dengan semua perusahaan agar melaporkan jika mempekerjakan tenaga asing.

"Memang sebelum kembali marak isu corona, pendataan sudah kami lakukan," katanya.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved