Breaking News:

Tak Perlu Panik, Stok Sembako di Kabupaten Cirebon Aman, Hanya Gula Pasir yang Kurang

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Cirebon

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Ichsan
Tribun Cirebon/Eki Yulianto
ilustrasi beberapa bahan pokok 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Cirebon memastikan stok bahan pangan aman.

Kabid Perdagangan dan Promosi Disdagin Kabupaten Cirebon, Dadang Heryadi, mengatakan, ketersediaan bahan pangan di Kabupaten Cirebon sangat mencukupi.

Karenanya, ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak perlu panik hingga belanja bahan pangan secara berlebihan.

"Kami pastikan stok bahan pangan di Kabupaten Cirebon aman, semuanya masih tersedia," ujar Dadang Heryadi saat ditemui di Disdagin Kabupaten Cirebon, Jalan Sunan Kalijaga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu (4/3/2020).

Ia mengatakan, dari hasil pemantauan jajarannya ketersediaan bahan pangan di pasaran juga sangat mencukupi.

Namun, Dadang mengakui stok gula pasir di pasaran mulai langka dan harganya juga mahal.

Skuat Persib Bandung Kembali Berlatih di GBLA, Persiapan Hadapi Musuh Bebuyutan

Sebab, kran impor gula pasir belum dibuka oleh Pemerintah Pusat sehingga berimbas pada tingginya harga gula pasir di pasaran.

"Kemarin Pemerintah Pusat sudah menggelar rapat untuk mulai membuka impor gula pasir," kata Dadang Heryadi.

Menurut dia, dari laporan yang diterimanya rapat itupun melibatkan sejumlah kementerian hingga para importir gula pasir.

Ia juga mengimbau masyarakat tidak usah cemas mengenai gula yang diimpor dari Brazil itu.

Sebab, hingga kini belum ada temuan kasus corona atau covid-19 di Brazil dan dinyatakan bebas dari virus tersebut.

Di Jabar Ada 87 Ribu Gugatan Cerai, 75 Persennya Diajukan Perempuan, Atalia Pun Beri Sekoper Cinta

"Jadi tingginya harga gula pasir ini bukan karena corona, tapi karena memang kran impornya belum dibuka," ujar Dadang Heryadi.

Dadang mengatakan, saat ini harga gula di sejumlah pasar di Kabupaten Cirebon berkisar antara Rp 13 ribu - Rp 15 ribu perkilogram.

Padahal, harga eceran tertinggi (HET) yang disarankan pemerintah untuk gula pasir ialah Rp 12500 perkilogramnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved